Suami Bersama
Pikiranku terbagi pada dua istriku, Nadhira dan Naura.
Aku menegakkan tubuhku kembali hingga terduduk. Kuhela napas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan, agar sesak di dadaku dapat berkurang. Seperti inikah rasanya memiliki dua istri? Kulihat di tayangan televisi tentang lelaki yang berpoligami tampak baik-baik saja, menampakkan kemesraan di hadapan halayak, dan istri-istri mereka akur. Apa itu hanya pencitraan saja, karena penonton tidak pernah tahu kenyataan yang terjadi sebenarnya. Tapi, bisa jadi keluarga mereka memang bahagia.