Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

[Ada yang punya madu baru] [Huh, madu? Manis dong?] [Madunya kali ini bukan manis tapi beracun. Ati-ati ya. Jangan sampai suami pulang bawa madu] [Makanya jadi istri itu yang pinter. Pinter dandan pinter masak apalagi pinter di ranjang. Kalau sudah bawa madu pulang. Bagaimana? Jangan lupa pinter bikin anak! Hahaha]
1049.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

seru Amelia sambil menarik tangan suaminya. Mereka lalu mendekat dan disambut oleh pemilik stand, seorang pria tua berjanggut putih. “Ini madu manuka asli, dari lebah yang kami pelihara di ladang belakang rumah,” jelasnya sambil menuangkan sedikit ke sendok kayu dan menyerahkannya kepada Amelia. Rasa manis alami langsung memenuhi mulut Amelia. "Rasa madunya sungguh berbeda lebih dalam dan hangat. Bukan cuma manis biasa."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

kata Nexus, "sistem menemukan informasi tentang suatu sumber daya unik yang mungkin bisa berguna untuk anda.” Dante mengernyitkan alis, menyandarkan tubuhnya ke kursi dan mendengarkan dengan perhatian serius. "Apa itu, Nexus?" "Madu halusinogen," jawab Nexus. "Jenis madu langka yang dihasilkan oleh lebah raksasa di pegunungan Nepal. Madu ini mengandung senyawa alami yang dapat memicu halusinasi yang kuat. Pasar potensial untuk madu ini sangat besar, terutama untuk penggunaan eksperimental."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Madu Manis Untuk Istriku

Madu Manis Untuk Istriku

"Tidak ada satu orang perempuan pun yang benar-benar ikhlas mempunyai madu. Apa lagi putri Papa yang baru saja pulang dengan harapan besar, sang suami masih menunggunya dengan setia. Ternyata kenyataan yang dihadapi Hilya terlalu menyakitkan saat Nak Agam menyambutnya dengan madu yang dihadirkan untuknya. Maafkan sikap putri Papa jika selama ini sudah membuat Nak Agam jengkel. Jika Nak Agam berkenan, Papa mohon dengan sangat. Lepaskan Hilya dari penderitaannya. Tolong biarkan putri Papa mencari kebahagiaan sendiri meskipun tanpa ada Nak Agam yang terlibat di dalamnya." Papa Adi menitikkan air mata. Menangisi sang putri yang ternyata begitu menderita karena keegoisanku yang memintanya ikhlas
827.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 864 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Menantu Sultan

Menantu Sultan

Tak lupa menuangkan dua sendok madu, mengaduknya sebentar lalu menyuguhkannya padaku. “Terima kasih.” “Sama-sama bu, semoga bisa membuat ibu merasa lebih baik.” “Tentu...” sahutku, sambil tetap berusaha memberikan senyuman terbaik yang kubisa. Baru beberapa tegukan, rasanya moodku menjadi lebih baik. Perpaduan aroma teh yang khas, dengan lemon yang segar dan juga aroma madu, begitu menenangkan. Ditambah lagi dengan rasanya yang agak asam manis, membuat indera pengecapku seolah disegarkan kembali.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
SELALU SALAH

SELALU SALAH

Mama mengejek, membuat Mas Adit makin manyun. "Itu madu buat kesuburan, Mas," sahut Mbok Yah. "Ini madunya beda, Ma, punyaku sama mas Adit?" Baru kali ini aku tahu ada madu khusus pria sendiri, untuk wanita sendiri. Madu punyaku berwarna merah muda sedangkan punya mas Asit berwarna biru. Kubaca labelnya, " Madu Promil". "Kenapa harus pakai minum madu segala sih, Ma?" sungut mas Adit.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Madu yang Kupilih untuk Suamiku

Madu yang Kupilih untuk Suamiku

Mendengar jawaban Mas Tama semua anggota keluarga kami hanya tersenyum. "Iya Tam sekalian second honeymoon," canda Mbak Rara. "Iya biar cepat hamil," sahut Mbak Wulan sinis. Ucapan Mbak Wulan tersebut seketika membuat hening ruangan ini, telinganku juga terasa tak nyaman mendengar pernyataan yang keluar dari bibir iparku itu. Akupun bingung dengan sikapnya yang mendadak kaku, mungkin karena ia tak suka dengan keputusanku untuk mencari madu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Udah aku balas berkali-kali lipat lebih manis daripada madu. “Beda.” Mamas masih mau debat. “Sama!” Aku nggak mau kalah juga. “Bedanya kamu sama madu. Madu diminum baru terasa manis. Kalau kamu dipandang juga udah ketahuan manisnya mengalahkan madu.” Uluh, uluh, dia merayu dan membujukku. Aku baper? Ya, hampir, sih. Tapi aku cepat sadar, nggak mau jadi korban perasan selanjutnya.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

tanya Bimantara. “Itu minuman madu dari Suwarnadwipa. Rasanya memang sedikit pahit. Itulah rasa madu asli, rasanya ada pahit sedikit. Kalau madu sudah terlalu manis, berarti keasliannya patut diragukan,” jawab Saruang. Bimantara angguk-angguk. “Kalian bekerja dengan pihak istana untuk mengantar kopi Nusantara?” tanya Bimantara penasaran.
9.7426.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.2K kali sebagai suara semanis madu
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
Hakayi
Bimantara Pendekar Kaki Satu sudah TAMAT. Terimakasih untuk pembaca setia semuanya. Mohon maaf jika banyak kekurangannya. Kalian penyemangat saya. Jangan lupa baca novel saya lainnya: LEGENDA PENDEKAR BURUK RUPA. Love u all...
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Baca Semua Ulasan
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

jawab Madun sambil salah tingkah. Siska mendekat ke arah Madun, ia memegang lengan Madun yang besar dan berotot. "Memang perlu, Madun. Linggis yang hebat itu butuh perawatan mesin yang rutin. Kalau kamu mau, di klinik saya punya stok madu murni yang bisa bikin performa kamu makin beringas sepuluh kali lipat." "Waduh, sepuluh kali lipat? Bisa-bisa karung beras di pasar saya panggul pakai gigi kalau begitu," kelakar Madun, membuat kedua wanita cantik itu tertawa bersamaan.
67.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai suara semanis madu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status