Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

"Yups. Itu lebih baik dan aman daripada diterima tapi ujung-ujungnya menyakitkan. Ya nggak, Rio?" "Tul!" "Baiklah," jawab Cahya Pasrah. "Tapi sebenarnya aku pantau, kamu ini kayak ada rasa sama salah satu anak Bu Ratri itu. Arfan atau Hasbi, kayaknya ada yang masuk dalam kategori calon imam masa depan sih. Iya nggak, Rio?" "Tul!" Cahya menepuk lengan Rio. "Nih anak, tal tul tal tul doang. Saranmu itu mana?" omel Cahya.
21.0K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

Aku nyaris jatuh, tapi satu tangan kokohnya sigap menopangku. Dalam sekejap, ia melepas kacamata hitam dari wajah tampannya. Tatapan matanya menembusku. Mata itu… tajam, menusuk, penuh bara. “Aku tidak butuh penjelasanmu, Sany,” suaranya dingin, nyaris tanpa emosi. Telunjuknya terangkat, menunjuk wajahku. “Yang perlu kamu lakukan sekarang cuma satu… diam.”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
Obsesi Liar Suamiku

Obsesi Liar Suamiku

“Kamu gak penasaran, An?“ “Penasaran kinerjanya seperti apa. Apa bisa sehebat dan seprofesional Pak Guntara? Apa bisa sebaik Pak Guntara?“ Sofia manyun dan menarik kursinya kembali ke meja kerjanya. “Kamu tuh gak seru banget deh, An. Kamu tuh normal gak sih?“ Anjani mengerutkan kening. “Kamu pikir aku gak normal?“ “Ya, gak juga sih. Aku cuma heran aja sama kamu. Gak pernah Deket sama cowok. Gak mau pacaran. Aku takut aja kamu malah suka sama aku.“ Sofia bergidik.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
Supirku Sayang

Supirku Sayang

Mata Limah berkaca-kaca menatap ke pada Sheila yang menjadi serba salah karena telah mentertawakan Zaid. Sepertinya Mak Cik Limah memang tak salah mengatakan kalau. Zaid seorang baik karena Sheila telah merasakan kehangatan yang ditawarkan Zaid, meski rasa benci dan dendam kadang masih saja menghantuinya saat melihat Zaid. Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya?
106.2K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU

Sentuhan Haram Suamiku Extra part "Bagaimana para saksi? Sah?" "Sah." Riuh terdengar kata 'sah' dari semua orang yang berada di ruangan besar bercat nuansa putih tersebut. Di depan sana, Mas Fajar terlihat masih gagah dan tampan dengan balutan jas hitam senada dengan celana yang dikenakan. Tangannya terlihat berkali-kali mengusap sudut matanya yang mulai basah. Ketegangan yang tadi begitu tergambar jelas dari wajahnya, kini berangsur hilang berganti kelegaan dan keharuan.
1061.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
SUAMIKU DIAM-DIAM MENIKAHI PUTRIKU

SUAMIKU DIAM-DIAM MENIKAHI PUTRIKU

Bibir dengan kumis tipis itu tak sengaja mengulas senyum ketika melihat kedua wanitanya berpose di pinggir tangga, sementara Sukma yang memang berprofesi sebagai perias itu kebagian mengambil gambar. "Papa! Sini! Kita poto sama-sama!" seru Muti yang baru menyadari kehadiran papanya. Indra mendekat dengan senyum yang terus terukir di bibirnya. Jauh berbeda dengan raut wajah Yulis yang terlihat datar.
15.1K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
SUAMIKU SEORANG PENDUSTA

SUAMIKU SEORANG PENDUSTA

Dan tentu bisa juga All aku curigai sebagai pembunuh Mamaku. Suasana menjadi hening. Aku sudah tak sabar menunggu ucapan keluar dari mulut Burhan. kupandang All lewat sudut mataku, aku ingin tau ekspresi All apakah dia terlihat bingung dan tegang. Namun wajah All tampak tenang dengan masih mengunyah sedikit sisa roti yang baru saja ia masukkan kedalam mulutnya. "Tuan Bramasta," kata Burhan tiba-tiba lirih tapi terdengar jelas.
965 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

tanyaku, membuka buku matematika yang terlihat rumit. "Kita harus bahas soal ini dulu," Arga menjawab, menunjuk salah satu soal yang aku anggap sulit. "Tapi kamu harus bisa fokus. Jangan lagi melamun seperti tadi." "Melamun? Aku sedang berpikir!" sahutku, sedikit kesal. "Jangan anggap semua orang itu sepertimu yang selalu bisa konsentrasi." Dia mengangkat alisnya, menatapku dengan ekspresi skeptis. "Oh, jadi sekarang aku yang salah? Coba saja lihat hasil ujianmu minggu lalu."
101.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
SUAMI YANG SEMPURNA

SUAMI YANG SEMPURNA

Menyingkirkan lengan kekar Kevin, aku membalikkan badan dengan wajah murka. “Saya tidak menyangka, kalo calon istri saya itu pemain smackdown.” Laki-laki itu tersenyum jenaka, sembari menyelipkan sejumput rambut ke balik telingaku. “Nggak lucu!” seruku ketus. “Reyna, Rian mana?” Mama menghampiri kami, mengedarkan pandangan ke sekeliling, mencari keberadaan Rian yang sudah tidak terliat lagi batang hidungnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku

sarkas Ema sesuai sasaran. "Aku tidak mencintainya, hanya sekedar kagum," elak Ellena mengatakannya dengan gugup. "Kagum adalah langkah awal yang baik untuk mencintainya, dan saya mohon percayalah kepada kata-kata saya, bahwa tuan tidak membenci Anda, dia hanya masih belum mengerti dengan hatinya," ujar Ema meyakinkan. "Aku tidak bisa berjanji Bik, aku hanya manusia biasa, mungkin hatiku saat ini sedang mengukur seberapa kuat aku menahan rasa sakit ini, sebab itu aku masih bertahan," ujar Ellena jujur.
9.916.4K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as sufian suhaimi di matamu
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status