Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Summer Pieces

Summer Pieces

ia berbicara pada kami lagi, “Selamat malam, kami adalah Skies Seeds. Sesuai dengan permintaan mayoritas di sini dan monyet kecil yang duduk di tengah sana, kami akan membawakan lagu baru kami. Summer and Long Way.” Kevin menatapku, "Serius... Yang benar saja!" Evan menggodaku, "Kayaknya ini benar-benar hari penyambutan Summer, deh!" Ruby menyenggolku, "Kebetulan yang menyenangkan bukan?!" Aku mengangkat gelas sodaku. "Well, terima kasih banyak, guys!" Lalu mereka bersulang untukku. Kami pun minum dan makan sembari terhanyut dengan lagu pop rock indie yang Skies Seeds bawakan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Ngiing… Alex kemudian menampar salah satu lengannya, “Hhh, ini semua akan lebih indah, apalagi kalau nyamuk-nyamuk sialan ini tidak mengerebungi kita.” “Hahaha, Ini musim panas, sayang. Apalagi kita lagi di woodland begini. Kamu bawa bug spray, tidak?” “Memang sih. Bawa kok.” Alex segera menyemprotkan bug spray ke seluruh tubuhnya dan menawari James. “Setidaknya, udaranya lebih sejuk di bandingkan di London.” “Ya, karena pengaruh laut dari Gulf Stream. Jadi udaranya memang sejuk.” Ujar James setelah menyemprotkan bug spray dan mengembalikan botolnya ke Alex.
84.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

Setelah ini, mungkin ia akan berhati-hati dengan permintaannya. “Maafkan aku. Aku hanya ingin menikmati bagaimana angin pantai membelai rambut dan tubuhku. Bagaimana aku bisa mencium aroma laut dari jarak sedekat ini tidak seperti biasanya yang hanya bisa aku nikmati di balik kaca mobil. Aku tahu hal itu kekanakan. Tapi, sungguh! Aku hanya ingin menenangkan hatiku dengan memandang laut,” ujar Farrin. Vian memandang wajah Farrin. “Mengapa harus pantai?” tanyanya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Akhirnya dia membelokan mobilnya ke arah pantai dan memesan kelapa muda. Udara pantai yang sejuk, dengan terpaan angin yang membuat mata mengantuk. Stela memilih duduk didalam mobilnya dengan keadaan pintu terbuka. Menyandarkan kepala ke bangku belakang, gadis itu menurunkan sedikit posisi tempat tidurnya. Angin yang berhembus membuat gadis itu memejamkan matanya menikmati suasana alam terbuka dengan udara bebas yang tidak tercemar seperti dijalanan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Kini, mereka sedang menuju pusat badai… dengan wajah baru, dan misi yang jauh lebih besar dari sekedar pelarian. Langit. Perlahan berubah dari kelabu dingin menjadi semburat jingga dan emas. Di kejauhan, garis pantai Goa mulai tampak, seperti lukisan yang baru saja disentuh kuas Tuhan. Pepohonan kelapa berdiri anggun, melambai pelan tertiup angin, seolah menyambut siapa pun yang datang dengan cerita - entah itu luka, pelarian, atau cinta yang terpendam.
10905 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

Cathryn merapikan rambut anaknya yang berantakan. "Ada oprasi yang tidak bisa kutinggalkan, aku bergegas agar bisa sampai di sini secepat mungkin.” “What smell? Baumu seperti sabun cuci piring.” “Kiara!” Cathryn mengingatkan, namun Kiara yang masa bodoh dengan gertakan ibunya malah mengeluarkan sebuah parfum kecil dari tasnya dan menyemprotkannya di seluruh tubuh Nathan.
544 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Angin laut menerbangkan rambut nakal yang keluar dari ikatan rambut Bee yang dibentuk bun membuat leher jenjang putih nan mulus itu terekspose. Sunrise dan Bee membuat pagi hari Akbi terasa penuh semangat. Akbi melangkah seringan bulu mendekati Bee, ingin ikut merasakan hangatnya sinar matahari pagi. Namun udara asing yang bercampur aroma laut membuat indera penciuman Akbi bereaksi. Lelaki itu bersin hingga Bee terkejut lalu bergerak refleks tanpa menyadari bila ia sedang berdiri di ujung tangga.
1054.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

[Jordan, kau sudah memaafkanku? [Aku akan berdandan dulu, aku segera ke sana.] Jordan tak lagi melihat ponsel. Dia menyuruh pelayan mengisi kolam renang dengan air penuh, lalu memasukkan kotak-kotak es ke dalamnya. Setengah jam kemudian, Maya melangkah masuk ke vila dengan ceria. Penampilannya jelas sudah dipersiapkan matang-matang, mengenakan gaun putih polos yang terlihat polos namun memikat, dan riasan yang menggoda penuh pesona.
8.944.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Sang Pengawal

Terjerat Pesona Sang Pengawal

Para model melangkah dengan anggun di tepi air, angin laut yang hangat bermain-main dengan kain ringan gaun dan bikini yang mereka kenakan. Setiap sudut Hawaii menceritakan kisah musim panas—dari pepohonan kelapa yang melambai hingga warna-warni bunga yang mekar. Suara deburan ombak bercampur dengan tawa para kru saat mereka bekerja di bawah sinar matahari.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai summer breeze
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status