DILEMA DUA HATI
Sultan mengecup kepala istrinya yang ditutupi topi rajutan tebal.
“Wa’alaikumussalam.” Wanita itu langsung merebahkan diri di lantai kayu yang hangat. Baru dicium kepala saja ia sudah lemas apalagi kalau … ahahahaha.
“Tidak. Tidak, aku harus rebus air, mandi dan cepat-cepat sholat. Dia belum boleh tahu kalau aku sudah bersih.” Wanita itu bergerak cepat ke dapur dan memasak air untuk mandi. Setelah mendidih ia masukkan dalam ember dan ia tunaikan mandi wajib. Adzan Shubuh berkumandang, dan Naima telah selesai mandi. Ia wudhu dengan sempurna, memakai abaya khusus unutuk sholat. Setelah auratnya tertutup sempurna, ia tunaikan langsung dua rakaat wajib tanpa sunnah lagi. Saking takutnya ia ketah
Hot Chapters