Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

Ucap Saras. Michella tersenyum. "Ayolah mama, jangan begitu. Apa kamu tidak ingin melihat putrimu bahagia" goda Michella. "Hanya kamu saja yang bahagia, sedangkan aku tidak" protes Saras. Hahaha, Michella tertawa. "Mama sudah tua, enggak boleh berbuat dosa lagi. Mama harus mencari amal baik untuk menuju pintu surga" ucapnya. "Kamu benar-benar yah" geram Saras.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Aku lanjut makan siang dengan perasaan tak menentu, kenapa sapi itu ngamuk, itu sesuatu yang tak pernah terjadi, ini sampai membuat pekerjanya masuk rumah sakit. "Mak, yuk nengok ayah," ajak Butet. "Rumah sakit jauh, Butet," "Ish, Mamak, itu ayah lo, itu Wak Damri, karyawan kita, juga warga desa ini, masa gak dijenguk kepala desanya?" Mulut Butet ini memang mirip aku, rada-rada cerewet. "Udah, ayo," kataku akhirnya.
9.8582.4K viewsCompletedAdded to Library 17.5K Times as suraj hua maddham
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Oleh karenanya Damar menghargai apapun jawaban jujur dari Suri. Sementara sang MC kelimpungan. Ia tidak menyangka kalau joke-nya akan menembak dirinya sendiri. Istimewa seluruh ruangan menjadi hening. Semua orang pasti terkejut dengan jawaban Suri. Termasuk Damar sendiri. Sang MC sangat menyesal dengan improvifikasinya yang kebablasan. "Ya, Mas Damar memang tidak bisa tidak bisa membuat saya bahagia."
1082.2K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Godaan Sang Mantan Pacar

Godaan Sang Mantan Pacar

sahut Adam dan mulai menjalankan mesin motor bebek bututnya. "Awas, Dam, nanti Sarah salah paham melihatnya. Aku nggak mau loh jadi penyebab rusaknya hubungan kamu sama Sarah!" "Nggak Nis, Sarah ngertiin aku kok. Yang jelas aku baru bisa tenang kalau sudah melihat bibi sembuh dan kamu hidup bahagia," tambah Adam. Nisa sudah tak bisa membujuk lagi kemauan Adam untuk menjaga keluarganya.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Dendam Sang Gangster

Dendam Sang Gangster

Ray yang takut pun lantas segara lari untuk mencari bantuan. Mang Supri-sopir yang biasa mengantar Ray melihat jika anak dari majikannya berlari ketakutan dikejar seseorang yang tak dikenal pun lantas datang menolong. Mang Supri meminta Ray cepat pergi keluar rumah, dan dia akan mengambil mobil untuk membawa Ray pergi jauh dari rumah Namun sayangnya, rencana yang Mang Supri pikirkan, justru membawa malapetaka bagi dirnya sendiri. Sebutir peluru dengan cepat menghujam masuk ke kepalanya hingga membuat dia terkapar begitu saja. “Ayah! Ibu!” teriak Ray yang tiba-tiba terbangun dari tidurnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Ta da! Apakah kamu suka?" Suara Damar terdengar ceria sampai nyaris kekanak-kanakan sehingga memecah ketegangan yang masih menyelimuti ruang kerja Mela. Mela menaikkan sebelah alisnya setelah mendengar pertanyaan Damar yang baru saja menyajikan makan siang di atas meja kopi kecil di kantornya. Damar terlihat bangga berdiri di samping nampan yang penuh dengan hidangan. Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol.
736 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Sagara terlempar dari dasar kolam, terbatuk-batuk saat ia muncul ke permukaan, paru-parunya terbakar. “Gagal!” seru Ki Jatmika dari tepi. “Kau masih harimau yang mengaum! Kau mencoba berteriak lebih keras dari badai!” “Aku… aku tidak bisa… fokus!” balas Sagara, terengah-engah. “Kalau begitu coba lagi! Sampai kau bisa!”
10999 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Matanya yang tadi menyala penuh gairah kini mulai jernih kembali, digantikan oleh rasa bersalah yang menyengat dadanya. “Maaf,” ucapnya pelan, suaranya terdengar berat dan bergetar. “Aku… aku tidak bisa melanjutkan ini.”
482 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

Kulihat Sakha menyugar rambutnya dengan kasar. Aku berjalan kearah kamar mandi, meninggalkan mas Sakha sendiri lalu selanjutnya hanya suara muntahku yang terdengar. Kupikir ini akibat asam lambungku yang naik akibat stres dan banyak menangis memikirkan kondisi pernikahanku. __ Ristia, wanita masa lalu Sakha yang kembali hadir memberikan debaran yang masih sama seperti dulu.
1056.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as suraj hua maddham
Read
+Library
SAHABATKU MADUKU

SAHABATKU MADUKU

BAB 67 Kemarahan "Aku 'kan hanya menggodamu saja, tidak serius ingin kopi pahit," ujar Atha membuat Anisa mengerucutkan bibirnya. "Pokoknya kamu harus habiskan! titik." Anisa langsung bangkit saat mendengar suara tangisan Haidar, meninggalkan Atha yang terbengong melihat tingkahnya. "Harusnya tadi aku tidak mengodanya," keluh Atha lalu menyeruput kopi dan mengeryit tidak suka karena pahit sekali.
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as suraj hua maddham
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status