Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Segera kubuka kotak merah yang dihiasi sebuah pita kecil lucu di atasnya itu, terdapat sebuah jilbab khimar panjang, sebuah amplop dan sepucuk surat di dalamnya. Assalamualaikum, Nak. Ibu berharap saat membaca surat ini kamu dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan sulit, dan semuanya baik-baik saja. Zahra pasti marah karna ibu tidak memberitahukan tentang penyakit ini. Ibu hanya tidak mau Zahra bertambah sedih, apalagi semenjak ayah pergi Zahra telihat sangat tertekan.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir

Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir

Ia tidak menyangka jika selama ini sang Ibu memikirkan segala hal untuk dirinya. Kemudian ia menemukan sebuah surat, saat Irene ingin membukanya, Ryan berkata, “Kamu harus mengambil kembali milikmu.” Irene membuka surat tersebut, ia membaca sambil menitikkan air mata, hanya tiga kalimat yang membuat sejuta rindu yang begitu dalam, ‘Kamu pasti sudah dewasa dan menjadi wanita yang sangat cantik, menjadi wanita yang hebat. Ibu menyayangimu, Irene. My sweety pie.’
9.964.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Karma 3 Kubalaslah Sakit yang Kau Berikan.

Karma 3 Kubalaslah Sakit yang Kau Berikan.

jawabku yang tepat melihat di bawah jendela, sku, Wanita itu sedang memberikan surat kepada calon ibu mertuaku. Ah, gawat. "Aku akan turun dan memastikan," sambungku. "Baiklah, daah, segera atasi itu." Aku segera berlari menuju tangga dan menemui ibunda Roni yang sedang masuk ke dalam rumah sehabis berolahraga. "Ma, eh, Tante, maaf ... apakah Tante menerima titipan surat dari Mamaku?" "Apa ini?" tanyanya menunjukkan amplop putih.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Bukan Aku yang Diinginkan

Bukan Aku yang Diinginkan

jawabku. Ibu menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan dengan pelan. Dia menatapku dan seakan ragu untuk berbicara. “Ibu dapat ini di sakutnya kemarin. Apa nggak suruh dia pulang ke Bandung?” Tangan ibu bergetar saat memberikanku sepucuk surat. Aku spontan mengambilnya dan membacanya. “Maksudnya apa, Bu?” tanyaku. Aku bingung membaca coretan tidak jelas itu. Ibu menghela napas panjang.
22.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Menikahi Pria Asing

Menikahi Pria Asing

Teruntuk anakku tersayang, Zanendra Aditya. Saat kamu membuka surat ini, mungkin perasaanmu pada Ibu masih sama. Benci, marah, dan kecewa pasti masih kamu rasakan hingga saat ini. Tapi, melalui surat ini ijinkan Ibu untuk menjelaskan padamu beberapa hal yang tidak sempat Ibu katakan malam itu.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

Surat itu ditulis dengan tangan, tinta sudah mulai pudar, tetapi masih bisa dibaca. "Untuk Aris, anakku yang kuat," tulis pembuka surat itu. Aris merasa jantungnya berdegup kencang. Ia mulai membaca surat itu dengan penuh perhatian. Kata-kata dalam surat itu seolah datang dari masa lalu, membawa pesan yang akan mengubah cara pandangnya terhadap keluarganya. Namun, sebelum ia selesai membaca, pintu kamarnya terbuka. Ibunya berdiri di sana dengan wajah marah. "Apa yang kamu lakukan malam-malam begini?"
101.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
TAK DIBERI SERAGAM KELUARGA

TAK DIBERI SERAGAM KELUARGA

HANYA AKU YANG TIDAK DIBERI SERAGAM OLEH KELUARGA SUAMIKU 16. ** POV FERDI. "Ferdi. Ini ada surat buat kamu." Aku menerima surat dari Ibu. Sepertinya surat yang sangat penting. Namun, surat penting kenapa datang ke rumah Ibu? "Surat apa, Bu?"
1056.4K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Saat aku memilih untuk memperbaiki kembali hubungan rumah tanggaku, ternyata ini kenyataan yang harus aku jalani. "Tolong datang ke sini lagi besok, Mas. Aku tidak bisa menandatangani surat ini sekarang." Aku berkata dengan suara bergetar. Ibu yang duduk agak jauh, kini mendekat. Sepertinya ibu penasaran dengan isi surat ini. "Memangnya itu surat apa, Nak?" Aku tak menjawab. ibu pasti bisa melihat langsung isi surat ini.
1053.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as surat tentang ibu
Read
+Library
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Bu… tolong jangan salahkan diri Ibu. Jangan merasa gagal jadi ibu. Ibu adalah rumah terbaik yang pernah Zhiya punya” Air matanya menetes ke kertas, membuat tinta sedikit luntur. Ia tidak menghapusnya. Biarlah ibunya tahu: surat ini ditulis dengan hati yang hancur. “Zhiya sayang Ibu. Lebih dari yang bisa Zhiya ucapkan. Maafkan Zhiya…” karena harus memilih jalan yang tidak Mama pilihkan. Ia menutup surat itu perlahan. Melipatnya rapi. Memasukkannya ke amplop.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as surat tentang ibu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status