Panggil Aku Aisyah
“Detak jantung beliau semakin berguncang dan tak sanggup lagi untuk mengucap kata demi kata, kumulai mentalqinnya dengan kalimat Laailaha illlallah. Detik demi detik pun telah berlalu, air mata pun telah pecah dari kedua mataku karena tak sanggup menahan sedihnya tentang apa yang sudah terjadi di waktu ini. Dengan tenang, beliaupun mulai menutup matanya dengan senyuman, ucapan kalimat Lailaha illallah terdengar dengan sangat syahdu dari mulut beliau, dan dengan perlahan beliau mulai menghembuskan nafas untuk yang terakhir kalinya.
“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.” Ucapku dengan lirih.
“Yaa Allah ibukkkk.” Teriak Aisy dengan penuh histeris.
“Ibuk jangan tinggalin Aisy buk, jangan tinggali
ตอนยอดนิยม