Cinta Terlarang
“Kamu tertarik sama dia?”
“Ya, gitu…”
“Kalau kamu beneran tertarik sama dia ya perjuangin, kalau enggak jangan dibuat mainan,” ujar Ayah bijaksana. Rey tersenyum, Ayah adalah panutan baginya. Sikap bijak Ayah membuat Rey kagum, pantas saja Ibu Rey cinta mati dengan Ayah.
Setelah sedikit basa-basi, percakapan itu akhirnya berakhir karena Ibu Rey yang menyuruh Ayah cepat-cepat tidur. Rey sangat bersyukur memiliki keluarga yang utuh dan selalu mendukung keputusannya.