Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

" tanya Bu Emil seketika membuat Ayleen menutupi kedua dadanya dengan menyilangkan kedya tangan di sana. "Ya Allah ..., maaf, Bu," sesal Ayleen menahan malu. "Apa itu asi? Apa kamu masih berada dalam menyusui?" tebak Bu Emil, ia seorang Ibu, dan ia punya cukup pengalaman soal asi meng-asihi. "Iya, Bu ... bayi saya, baru saja meninggal tiga hari yang lalu." Ayleen kembali tertunduk sedih. "Ya Allah ... Ibu turut berduka cita ya, Ayleen ... dan itu ... pasti rasanya sakit sekali." Bu Emil meringis seraya memandang dada Ayleen.
9.7103.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.1K fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Istri Bayangan

Istri Bayangan

nampak seorang laki-laki bertubuh kekar dengan berbalutkan busana muslim bermodel kekinian berdiri di belakang Ibu Rohimah. kedua matanya beradu dengan wajah Ibu Teti yang masih berbalut kerudung putih berpakaian khas batik Indonesia. "Inikah nak Azam, calon suami anak saya?" tanya Bu Teti. dengan segera Azam menyodorkan tangan dan mencium punggung tangan calon mertuanya itu, "Iya, Bu, Perkenalkan nama saya Azam," ucap Azzam dengan penuh sopan santun. .
106.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 160 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

ujar Bu Fatma sambil merapikan map coklatnya. Dalam waktu singkat, Bu Fatma melakukan siaran langsung (Live) di I*******m, dibantu oleh akun-akun aktivis lingkungan yang dulu pernah ia bantu. Penontonnya naik dengan cepat. ​"Nama saya Fatma, mantan notaris senior. Video yang kalian lihat pagi ini adalah fitnah murahan," ucap Bu Fatma tenang namun tajam di depan kamera ponsel. Ia menunjukkan stempel basah tahun 1980 yang legendaris itu. "Jika kalian ingin tahu siapa yang sebenarnya menyerobot lahan, tanyakan pada PT Wijaya Kusuma Land, mengapa mereka takut melakukan audit forensik terhadap sertifikat aspal mereka?"
102.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 47 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
FANTASI LIAR IBU PADA SUAMIKU

FANTASI LIAR IBU PADA SUAMIKU

bisik pria itu di balik telinga Rasti saat melewatinya. "Eum ... dasar laki-laki!" seloroh ibunya menanggapi saat melihat itu. "Ibu suka?" "Siapa suka pria botak! Ibu suka yang manis dan cool. Sama seperti seleramu," jawabnya sembari berlalu ke belakang. Biasanya ia akan mulai membuat adonan dan membiarkan Rasti untuk menjaga di depan. Gadis itu tidak menggubris lagi ucapan ibunya yang masih nyerocos mengumpat Pak Salim. Padahal tadi jelas pipinya memerah saat digoda, sekarang malah diumpat kekurangannya.
4.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 169 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Pesona Ibu Susu Anakku

Pesona Ibu Susu Anakku

Jenny memberikan kartu nama Bima ke tangan Budi. "Ibu susu?" Budi mengerutkan keningnya, lalu memperhatikan Jenny dari bawah sampai atas. Rasanya aneh, sebab Jenny tampak masih belia tetapi ingin menjadi ibu susu. "Ibu susu itu menyusui bayi, Nona. Bukan untuk bermain-main." Budi menjelaskan, takutnya Jenny tak paham maksud dari ibu susu itu. "Iya, aku tahu, Pak." Jenny mengangguk cepat.
1076.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.0K fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Ibu Susu Kesayangan Mantan

Ibu Susu Kesayangan Mantan

Ia turun dari motor, melangkah perlahan di antara kerumunan orang yang sedang menikmati siang di taman itu. Beberapa kali ia bahkan menatap wajah para ibu muda yang mendorong stroller, berharap salah satunya adalah Dania. Tapi tak ada satu pun yang cocok. Salah satu penjual es krim yang berdiri di dekat gerbang menatapnya heran. “Cari siapa, Pak?” tanyanya ramah. “Lagi cari istri,” sahut Bayu cepat. “Tadi ada perempuan lewat sini, bawa bayi, sama seorang laki-laki nggak?”
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 39 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Gadis Persinggahan

Gadis Persinggahan

"Mengapa kalian terus memilih penderitaan di dunia atas yang hancur? Di sini, tidak ada kematian. Tidak ada perbedaan antara manusia dan mesin. Semua orang adalah satu dalam kedamaian. Tri... apakah kau tidak ingin bertemu dengan ibumu kembali?" Tri membeku. Di ujung jalan, di depan sebuah gedung yang menyerupai rumah sakit lama, berdiri sosok wanita dengan jas putih yang identik dengan miliknya. Saraswati. Sang ibu menatapnya dengan pandangan penuh kasih, memegang sebuah buku catatan medis yang sering Tri lihat di masa kecilnya. "Ibu..." air mata Tri mulai mengalir. Langkah kakinya bergerak sendiri, ditarik oleh kerinduan yang telah ia pendam selama bertahun-tahun di dermaga penantian.
1.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 29 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Awas zina mata," celetuk Gus Ahkam yang tiba-tiba muncul di sisi Gus Fahmi. "Astaghfirullahal'Adzim, Mas." Gus Fahmi mengusap-usap dadanya karena terkejut. Gus Ahkam adalah kakak kandung dari Gus Fahmi. Gus Ahkam merupakan suami dari Ning Hanifah, putri dari Habib Abdul Bari Al-Alawi. "Kamu menyukainya?" tanya Gus Ahkam dengan serius. Gus Fahmi malah tersenyum malu-malu sambil mengusap tengkuknya.
103.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 76 fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

Garda dan Genta pun keluar dari persembunyian dan berhambur menghampiri Adrian. “Astaghfirulloh … itu kan?” Aku mengucek mata. Tak menduga sama sekali jika orang yang memperhatikan warung Ibu beberapa hari ini adalah dia. Ibu menautkan alis, tampak mengingat-ingat. Lelaki dengan seragam khas PNS itu mendekat. “Assalamu’alaikum, Bu Salmah! Betul warung Ibu rupanya, ya?” tukasnya seraya mengangguk ke arah Ibu.
1094.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.7K fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
RAHASIA IBU

RAHASIA IBU

Mau dibawa ke mana ijazah SMA yang aku punya? Dengan langkah gontai, aku kembali pulang ke rumah Paman. Seperti biasa, Ibu duduk di samping teras memegang sebuah Al-Qur’an yang terlihat lusuh. Tak terhitung sudah berapa kali Ibu khatam membacanya. “Sudah pulang?” lirih suara Ibu terdengar, kemudian mengulurkan tangannya yang kusambut dengan sebuah ciuman.
1054.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 1.7K fois en tant que syair ibu gus azmi
Read
+Librairie
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status