GADIS 100 KG
“Sudah?“ tanya Elang saat Adeera keluar dari masjid. Gadis berlesung pipi itu mengangguk.
“Dia calon istrinya ya, Mas Elang?“ tanya lelaki yang tadi mengobrol dengan Elang.
“Bukan, Pak. Dia karyawan saya,“ jawab Elang.
“Wah ... tapi kalian cocok, Mas. Saya doakan semoga berjodoh,“ kata lelaki yang memegangi sapu itu. Membuat wajah Elang dan Adeera menghangat seketika.
“Aaminkan dong, Mas.“
Elang tergelak mendengarnya. Lalu buru-buru merogoh sakunya. Menyerahkan dua amplop pada lelaki itu.
“Saya pulang ya, Pak. Tolong titip salam sama amplop ini ke Pak Ustadz. Kalau yang satu lagi buat Bapak,“ katanya. Lagi-lagi Adeera tertegun melihat.
“Ya Allah, Mas ... Kok repot-repot sih? Saya jadi malu.
Bab Populer