Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takhta yang Dibayar Air Mata

Takhta yang Dibayar Air Mata

Arum menegakkan punggungnya, lalu mulai merapal. Suaranya terdengar jelas dan stabil, mengalir kata demi kata di tengah embusan angin yang menusuk. Mulai dari bab pertama tentang kerendahan hati hingga bab kelima tentang keteguhan hati, lalu berlanjut ke bagian kebajikan dalam Kitab Pendidikan Internal ... Lututnya yang semula terasa nyeri perlahan mati rasa, bibirnya membiru karena kedinginan, tetapi punggungnya tetap tegak lurus.
14.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

"𝘼𝙥𝙖 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙢𝙪? 𝙎𝙞𝙨𝙩𝙚𝙢 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙧𝙤𝙡 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙖𝙥𝙖?" "𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙗𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 '𝙏𝙖𝙠𝙝𝙩𝙖 𝘽𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣,'" pria itu melanjutkan, suaranya hampir berbisik. "𝙎𝙚𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙠𝙣𝙤
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

Hilya mencoba mengungkapkan kegelisahannya. Abi tersenyum tipis, “Itulah gunanya Ta’aruf, Nak. Untuk mengenal dan mencari kecocokan tanpa melanggar syariat. Kami tidak akan memaksamu jika memang tidak ada kecocokan, tapi setidaknya beri kesempatan untuk mencoba.” Hilya terdiam. Kata-kata Abi dan Umi terasa seperti pintu yang hanya terbuka setengah, cukup untuk memberikan sedikit cahaya namun belum cukup untuk meyakinkannya melangkah.
10963 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Angel tersenyum di tengah tangisnya, lalu menjawab, "Ya, tentu saja." Maaf, aku telah berbohong padamu. Dalam hati aku menyesali kata-kata bohongku. Aku berbohong pada satu-satunya teman yang tahu bahwa waktuku tidak akan lama lagi. Aku hanya punya waktu sebulan lagi paling lama. Saat aku kembali ke kamarku dengan tubuh yang lelah, aku menemukan seseorang yang seharusnya tidak ada di sana.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

Luka mereka tidak hilang, tapi perlahan menyatu. Di luar, dunia masih penuh kekacauan. Tapi di dalam kamar itu, dua manusia saling menggenggam dalam kejujuran yang menakutkan namun melegakan. Dan di layar hitam sebuah perangkat tersembunyi, muncul tulisan: "Subject Elkan telah memilih. Protokol "Desire Collapse" dinonaktifkan. Uji emosi dinyatakan berhasil."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

“Bawalah aku pergi.” Baru saja Keira selesai berbicara, dia melihat sendiri bagaimana tubuhnya perlahan-lahan menjadi transparan. Dia mengangkat tangannya dan melihat bagaimana arwahnya yang transparan berangsur-angsur menghilang. Dari tangan, kaki, hingga seluruh tubuhnya. Pada akhirnya, dia sepenuhnya sirna. Tepat sebelum Keira sepenuhnya sirna, dia memandang ke kejauhan dan menyunggingkan seulas senyum. “Paman, selamat tinggal.” ‘Kita jangan bertemu lagi,’ tambah Keira dalam hati.
930.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 824 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Brak Brak Brak Hahahaha “Maneh teh sabenerna mah leuwih kuat tibatan para makhluk anu nyieun perjanjian jeung jelema di Gunung Sepuh, make kaelmuan anu aya dimaneh ayeuna teh sabenerna mah bisa jang nyieun maneh leuwih kuat. (Kamu itu sebenarnya lebih kuat daripada para makhluk yang melakukan perjanjian dengan manusia di Gunung Sepuh, dengan keilmuanmu yang sekarang sebenarnya bisa membuatmu lebih kuat. )”
9.8684.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.9K kali sebagai takluk
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Pengakuan Taka Taka mengajak Wisang duduk di ruang tamunya. Suasana terasa tegang, dengan hanya suara jam dinding yang terdengar di antara mereka. Taka memegang erat amplop itu, matanya terfokus pada isinya sebelum ia mulai berbicara. "Wisang," Taka memulai dengan suara pelan namun tegas, "orang dalam foto ini adalah bagian dari masa laluku, masa yang selalu aku coba lupakan."
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Sementara matanya menatap dengan sendu. Gatra terperanjat atas pengakuan lugas Tania. Perempuan itu memang sedang tidak berada dalam keadaan yang normal. Namun justru ucapan-ucapan yang disampaikan seseorang dalam keadaan mabuk merupakan pengakuan paling jujur yang berasal dari relung hati terdalam. Gatra kehilangan kata. Ia mulai mencerna makna dari pengakuan Tania. Dan kesimpulan yang ia dapat membuatnya syok.
10171.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Suaranya sangat tenang, tetapi ada ancaman di dalamnya. Rotherham menyeringai, sorot matanya menyala seperti seseorang yang baru saja menemukan retakan di dinding pertahanan lawannya. “Dan sepertinya Anda tidak cukup sadar bahwa kelemahan Anda akan menjadi akhir dari ambisi Anda,” katanya, suaranya mengandung kepuasan yang nyaris terdengar seperti ejekan.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai takluk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status