Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Pemuda itu menatap lurus ke dalam pupilku, mencari tahu seberapa banyak yang sudah kubongkar. "Mungkin." Jawaban itu meluncur serak dari tenggorokannya. "Hanya mungkin?" pancingku sinis. "Aku tidak pernah menanyakan alasannya pada diriku sendiri." Sebuah pengakuan yang luar biasa telanjang. Raka tidak menyangkal kemiripan itu. Dia justru membiarkan kerentanannya terekspos selama satu detik penuh sebelum dia kembali menegakkan postur tubuhnya.
9.473.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as takluk
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Gunakan penamu! Tuliskan sesuatu yang salah! Tuliskan tentang kegagalan, tentang cacat, tentang hal-hal yang tidak ingin disimpan oleh Archivist!" Tinta yang Membebaskan Kael mengambil pena tua milik Lia yang ia bawa dari monumen. Di atas lantai putih yang suci dan bersih itu, ia mulai menuliskan pengakuan-pengakuan paling memalukan dalam hidupnya. Ia menuliskan kegagalannya, ketakutannya, dan kebenciannya. Dinding kaca itu mulai retak. Archivist tidak tahan dengan "kotoran" emosi manusia yang tidak sempurna.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as takluk
Read
+Library
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

“Tapi aku takut jika aku mengaku, maka sesuatu akan hancur sebelum sempat untuk tumbuh.” “Dan dengan tidak mengaku,” balas Lumi pelan, “kamu justru menghancurkannya secara perlahan.” Kalimat itu tidak keras dan tidak menyudutkan, tapi tepat sasaran. Knox mengangguk kecil. Untuk pertama kalinya, ia tidak membantah. “Aku tidak tahu caranya menjadi tempat yang nyaman,” ungkapnya jujur. “Aku hanya tahu bagaimana cara untuk bertahan.”
1033.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as takluk
Read
+Library
Rahasia Yang Terungkap

Rahasia Yang Terungkap

“Ugh!! Permainan hidup apa lagi ini.” Vla hanya mengeleng-gelengkan kepalanya. Dia bisa merasakan ketegangan yang dirasakan kekasihnya. Perlahan dia duduk di sisi Pedro, lalu menyentuhnya dengan lembut. “Pedro…Dengarkan aku, perlahan atau pasti, tirai kebenaran akan terkuak. Suka atau tidak suka, kamu harus siap menghadapinya.” Pedro membuka matanya, lalu menatap Vla dalam-dalam. “Kebenaran? Kebenaran tentang apa, Vale?”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as takluk
Read
+Library
Suami Ojolku Ternyata Presdir

Suami Ojolku Ternyata Presdir

tanya Sarah, matanya mencari jawaban di balik kedalaman sikap Zavar yang selalu menyimpan banyak misteri. Zavar mengambil napas dalam-dalam sebelum melanjutkan. “Tentang bagaimana kita melihat satu sama lain, tentang apakah kita sanggup melampaui segala misteri dan rahasia yang terjalin di antara kita. Tentang kesempatan untuk memulai dari awal, dengan kejujuran sebagai fondasi yang kuat,” jelas Zavar, mencoba membuka lembaran baru di antara mereka yang terkoyak oleh rahasia dan ketidakpastian.
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as takluk
Read
+Library
Takdir Tak Pernah Salah

Takdir Tak Pernah Salah

"Jika kau tak bisa kumiliki, maka biarlah Tuhan saja yang menjagamu... sebab cinta sejati tak selalu harus menjadi miliki. Cinta sejati cukup tahu kapan harus mundur… demi kebahagiaan orang yang dicintai." batin Rani meneteskan air mata saat menemani Dira bermain Lego di ruang tamu. Ia tetap memaksa sudut bibirnya tersenyum lebar saat Dira menatapnya. tingtong "Assalamualaikum.." Suara seorang wanita di depan pintu memecah lamunannya.
910 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as takluk
Read
+Library
Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Kenyataan Tak Seindah Bayangan

tanya Yosef. Joy terdiam sebentar, lalu mengangguk. Dia hendak mengatakan dirinya tidak lapar, tetapi perutnya malah berbunyi keras. Joy buru-buru menutupi perutnya, wajahnya mulai memerah. Yosef hanya bisa menghela napas.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as takluk
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: Ruang Putih Tanpa Paragraf STATUS WAKTU: Ditunda (Antara Pilihan dan Konsekuensi) KETIKA KAU MELIHAT DIRIMU SENDIRI Kau—ya, kamu yang membaca ini—telah melihat pilihan itu. Tapi sebelum kau sempat memilih, teks di layar berkedip. ERROR: PILIHAN DIINTERVENSI. Mendeteksi Narasi Tumpang Tindih. Membuka Fail Rahasia: .ORIGINSIGMA
2.0K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as takluk
Read
+Library
Istri Kedua Sang Billionaire

Istri Kedua Sang Billionaire

"Gais ... gue mau nanya sesuatu." "Tentang?" tanya Clara. "Apa perkataan orang yang sedang mabuk, bisa dipercaya?" Leta, Hana, dan Clara malah saling lirik satu sama lain. "Kalau gue, sih, percaya banget malah," ungkap Hana mengeluarkan pendapatnya. "Karena saat itu adalah kondisi antara sadar dan tidak, justru yang terjadi atau terucap, malah menunjukkan semua yang ada di hati. Bukan kerja otak. Berbeda dengan ketika sadar, justru bibir bisa dengan mudah berbohong, karena otak dalam kondisi normal," tambahnya menjelaskan.
1072.7K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as takluk
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

tanya Alsaki memastikan keadaan aman terkendali. Dyra menggaruk tengkuknya berkali-kali untuk menyamarkan rasa bersalah yang menumpuk penuh keraguan. Sebelum menjawab, ia menarik napasnya dalam lalu mengembuskannya perlahan. Kemudian mengangkat kepalnya setegak mungkin mengakui kesalahan dengan jiwa berlapang dada. Ia pun akan siap menanggung sesuai aturan yang berlaku
109.0K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as takluk
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status