Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

tanya Jeslyn mulai luluh. "Aku berani bersumpah. Hanya kamu aja saat ini," jawab Wisnu yang juga mengungkapkan perasaan itu. Dia lalu menyerahkan satu kantung kertas yang kali ini dengan corak bunga mawar warna merah muda. Benda itu dia bawa sejak tadi saat mengejar Jeslyn. "Maaf juga kalau telat. Happy birthday, Jes!"
4.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Jari telunjuknya menelusuri halaman penuh ukiran lambang bunga. “Lihat baik-baik,” katanya dingin. Ana mencondongkan tubuhnya. Di halaman itu tergambar berbagai variasi ukiran bunga lili, ada yang kelopaknya tiga, empat, bahkan lima; ada pula yang dikelilingi lingkaran atau garis.
10227.0K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as talenan lukis bunga simple
Show Reviews (45)
Read
+Library
Piemar
Dear reader, Overview, biar gak salah paham alur y. Arc 1 (Bab 1–100) Awal kisah, kesalahpahaman FL & ML. Arc 2 (Bab 101–150) Cinta tumbuh, identitas FL terungkap. Arc 3 (Bab 151–215) Cinta diuji, rahasia besar terbongkar, konflik istana memuncak. Arc 4 (Bab 216–250) Konflik mereda, FL & ML bersatu.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Read All Reviews
Hatimu Bukan Sebongkah Batu

Hatimu Bukan Sebongkah Batu

Mimi mendekat, berdiri di sisi Allan. Di tangan Allan tampak lukisan bunga di taman, dengan seorang gadis kecil memegang setangkai bunga, seolah akan memetiknya. Manis sekali. "Bagus banget, Kak. Apa judul lukisan ini?" tanya Mimi. "Ini ... Little Girl and A Flower." Allan menjawab dengan mata masih melihat pada lukisannya. "Dapat ide dari mana, Kak?" Mimi bertanya lagi.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Apaan?” “Bunga Tai Kotok. Masa enggak tahu sih? Itu loh, bunga yang warna kuning. Kata orang sih baunya kaya tai kotok, makanya dinamai bunga Tai Kotok. Kalau enggak, lo kasih bunga putri malu, tapi yang warnanya pink, yang tangkainya kecil terus ada durinya, kalau lo cabut kan entar durinya nempel tuh di tangan lo, jadi dia tahu kalau lo emang benar-benar berjuang. Atau bunga Widelia, warnanya juga kuning, tangkainya pendek, biasa dijadikan penutup tanah. Kalau lo enggak mau juga, ya udah lo kasih deh bunga bangkai. Ukurannya kan besar, jadi cukup lo kasih satu aja, jadi enggak perlu dirangkai, pasti enak tuh digenggamnya, apalagi ada aromanya kan dan itu bunga langka. Tapi lo harus nyari
8.1K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Jadilah aku memilih duduk tenang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Lima belas menit setelahnya Syailendra masuk lagi ke dalam mobil, satu tangannya membawa bunga... Angelica kalau tidak salah itu namanya. Lalu salah satu tangannya lagi menenteng plastik putih. Dia memberikan bunga itu padaku dan berkata, “Ayok foto, terus upload deh.” Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
BILLIONARE'S WIFE

BILLIONARE'S WIFE

Calvin buru-buru berjanji untuk membenahi kesalahan. "Sebenarnya aku lebih suka melihatmu membawa bunga semak dari pada mawar bergagang panjang yang super mahal!" Talisa bicara sambil terus menatap Calvin. "Karena aku juga sama seperti Bungan semak dalam genggaman mu!" Talisa ingat jika dirinya hanya gadis kampung yang paling sering di remehkan. "Aku seperti bunga semak yang kau pungut dari tepi jalan, tapi ingat jika bunga semak tidak akan mati hanya karena terinjak-injak!"
9.9139.5K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as talenan lukis bunga simple
Show Reviews (40)
Read
+Library
Fei Mayliani
pria kaya,tampan,dingin,kejam,pintar...ketemu cewek cantik,baik hati,apa adanya, dan tangguh...kira2 bakal melunak dan jadi baik hati ga tuh cowok? harusnya si iya...karakter kebanggaan kak jem nih...cuma kira2 ide ceritanya bakal lari kemana aja ya? itu yg perlu ditunggu dan akan bikin penasaran
fauziah Zie
ini adalah novel Jemy Adam yg kesekian aku baca.. Selalu menyajikan cerita yg GAK RECEH. tokoh dalam novel² Jemy Adam karakternya unik wkwkwk. Gaya penulisannya bagus bgt, rapi daaannn masuk ke dalam imajinasiku. Sukses selalu kak Jemy! tetap semangat menulis! terima kasih sudah mengisi hari²ku
Read All Reviews
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

cibir Ilana. "konsep minimalis ini menampilkan dekorasi yang sangat sederhana. Meski begitu, pada dekorasi minimalis ini tetap ada sentuhan bunga warna-warni, dauh-daun dan hiasan lainnya tapi tetap dengan porsi yang tidak banyak. Lihat, Kak. Jadi, hanya berisi beberap dekorasi bunga, yang simple sebenarnya. Bang Barry udah bilang aku kalau kami suruh ukur baju lilac. Nanti, warna konsep juga bisa ikut warna lilac."
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as talenan lukis bunga simple
Show Reviews (33)
Read
+Library
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Read All Reviews
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

“Sebagian hanya kehilangan tempat kecil untuk tumbuh setiap hari.” Kalimat itu mengubah seluruh taman. Di sekitar bangku-bangku kayu, tumbuh tanaman baru. Bukan bunga biasa. Namun Bunga Rutinitas Kecil. Setiap kelopaknya berisi tindakan sederhana: menulis satu paragraf menggambar lima menit membuka folder lama membaca ulang ide menyimpan satu catatan suara The Redacted One berjalan menyentuh salah satu bunga.
713 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

lirih Lisa. Ryan membuka kain putih penutup lukisannya. Memperlihatkan hasil goresan kuas di atas kanvas. Lukisannya belum selesai, tinggal menyempurnakan pada beberapa bagian. Dua kuntum bunga mawar layu di genggaman tangan seorang wanita. Gambar itu yang ada dalam lukisan Ryan. “Kenapa bunga layu?” tanya Lisa heran. “Lihat ini,” tunjuk Ryan pada sebuah tulisan di pojok bawah kanan.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Ada rak kayu, mesin kopi sederhana, meja bulat, dan jendela besar yang menghadap jalan kecil. Di sudut ruangan, bunga-bunga segar berjajar. Mawar, baby breath, tulip lokal, dan melati. Rania tersenyum saat menyentuh kelopaknya. Ia teringat masa kecil, saat ia lebih suka merangkai bunga ketimbang bermain pesta keluarga. Waktu itu ibunya pernah berkata, “Bunga tidak menghasilkan apa-apa, Rania.”
101.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as talenan lukis bunga simple
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status