JANGAN NGAKU CANTIK
batin Flower, ia mengusap pelan wajahnya dengan sebelah tangannya.
"Oke lah ... Silahkan kamu yang chat dia, terserah kamu! Puas?" sewot Flower balik, ia membuka tas ambil ponselnya.
Martin langsung meraihnya, "Berapa sandinya, ini?" Martin utak-atik ponselnya.
"Tanggal lahir, anak-anak!" Flower melipat kedua tangannya lagi di dadanya.
"Tujuh Juli, kan?" tanya Martin memastikan, Flower anggukkan kepalanya.