Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dianggap Benalu Oleh Suamiku

Dianggap Benalu Oleh Suamiku

Terlihat ibu manager berbincang dengan teman di sebalahnya. “Ini berapa buah semuanya, Mbak?” Ibu manager itu berbalik padaku. “45 buah, Buk,” jawabku. “Kalau tambah 120 buah lagi bisa nggak selesai hingga jam 10 ini?” “Wuaah, itu nggak sedikit kurangnya, Buk,” celetuk Tika yang juga mendengar perbincangan ibu manager dengan rekannya. “Tau nih, bapak baru menghubungi pagi ini suruh cari snack untuk acara di pabrik,” timpal perempuan kisaran berkepala empat itu.
8.941.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 907 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Takkan Kubiarkan Kau Merebut Suamiku

Takkan Kubiarkan Kau Merebut Suamiku

Beberapa snack, minuman dingin dan eskrim yang dia pilih. Kami duduk di dekat teras minimarket, karena kalau berpindah khawatir Tantenya akan sulit mencarinya. "Makasih yah, Om." Anak itu terlihat senang sambil membuka salah satu jajanan yang sudah kami beli. "Sama-sama. Ngomong-ngomong, kamu umurnya berapa tahun, De?" "Bentar lagi mau tujuh tahun, Om." "Seumuran yah, sama anak Om. Anak Om juga tujuh tahun, dua bulan kemarin baru saja ulang tahun."
1023.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 599 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

“Tunggu di sini. Aku yang belikan.” Risa pasrah. Dia tak bisa berkata-kata lagi saat aku turun dari mobil. Tanpa pikir panjang, langsung kusambar keranjang belanjaan warna merah. Mengisinya dengan empat kotak susu UHT ukuran 250 ml. Dua rasa cokelat, dua rasa strawberry. Sebotol air mineral dingin, tiga bungkus roti sandwitch rasa cokelat dan keju, serta sebuah roti isi selai cokelat kacang hijau ukuran besar. Tak lupa Risa juga kubelikan snack kentang rasa rumput laut ukuran paling besar, dan yang terakhir satu pak permen rasa mint.
9.875.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

“Kau suka permen kapas? Tidak asyik makan sendirian.” “Seperti apa rasanya?” “Tidak pernah makan permen kapas?” Aku menggeleng. Tara menelengkan kepala. “Hm... seperti kapas, tapi manis.” Aku tidak keberatan dengan rasa kapas, jadi aku meminta satu. Tara berdiri, dan di ujung memang ada alat khusus. Aku tidak enak hanya duduk, jadi aku ikut mendekat, melihatnya memasukkan gula-gula ke lingkaran tengah, memenuhi itu, kemudian kakinya menekan pedal berulang kali, membuat lingkaran itu berputar. Tara meletakkan tongkat kayu di dekat lingkaran tengah, dan kapas keluar seperti menggulung tongkat kayu itu. Itu cukup membuatku aneh, tetapi tiba-tiba kapas sudah mengembang besar dengan aroma manis.
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Om Sweet Om

Om Sweet Om

Diusapnya kepala Tania dengan penuh kasih sayang. "Ini Om udah pulang. Ayo, nanti kita jalan-jalan!" bujuknya. Tanua mengangguk senang dengan mata yang berbinar. "Mana oleh-oleh buat Tania?" ucapnya sembari mengulurkan tangan. "Ini, om bawain." Nero mengeluarkan sebuah tas kertas dan menyerahkannya. Tangan gadis kecil berusia sepuluh tahun itu dengan cepat mengambilnya. Dengan tak sabar, Tania segera membuka bungkusnya. Tampaklah sebuah boneka Barbie original keluaran terbaru.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Married With Killer Teacher

Married With Killer Teacher

tanya Pak Kevin menoleh ke belakang. "Seperti keripik kentang, keripik ubi yang rasanya manis, kayak gitu," ujarku padanya. "Lewat sini," titah Pak Kevin. Aku dan Pak Kevin masuk ke toko khusus snack. "Mau yang mana, Mbak?" tanya pelayan padaku. "Saya lihat dulu ya, Kak," jawabku sambil berjalan melihat-lihat snack yang sesuai seleraku.
9.912.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

"Satu susu saja, Callista. Tidak lebih!" Nyatanya, janji Callista hanyalah isapan jempol belaka. Begitu masuk ke minimarket, ia seperti anak kecil yang dilepaskan di toko mainan. Tangannya dengan cekatan menyapu semua camilan yang memiliki label "Jeruk". Keripik rasa jeruk, permen jeruk, hingga cokelat jeruk masuk ke dalam keranjang. Langkah Callista terhenti di sebuah rak pojok yang menggantungkan berbagai bungkusan kecil berwarna-warni. Ia mengernyit, menatap benda-benda itu dengan rasa ingin tahu yang besar.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

Ke koperasi itulah aku menuju sekarang. 'Waduh, kenapa semua snack yang dipajang di koperasi ? Gimana kalau sebagian anak-anak di TK tidak tawar dengan snack-snack seperti ini?' pikirku saat melihat jajanan yang dijual di koperasi anakku. "Mbak, beli aqu* botol kecil, berapa harganya?" tanyaku. "1500 mbak, " jawab mbak Dewi yang menjaga kantin. Kami telah berkenalan sejak ada pendaftaran murid baru di TK.
8.520.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

Semua tamu pulang dengan membawa bungkusan snack berisi makanan ringan dan nasi kuning di kotak sterefoam. Semua snack sudah habis dibagikan, hanya tersisa empat bungkus snack saja di meja. "Ini buat Kirana," Mbak Dewi memberikan satu bungkus snack untuk Kirana, putri bungsu Mbak Tika. "Din, kamu satu aja, bagi berdua buat anakmu. Kamu datang juga bawa badan doang, numpang makan. Nggak bawa kado." Jleb!!!
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
BABY CEO

BABY CEO

tanya Vanya dengan suara nyaring. Vanya sengaja membeli beberapa labu raksasa yang terbuat dari styrofoam dan berwarna kuning, di dalamnya terdapat berbagai macam snack, permen, dan cokelat. Sebelum melakukan permainan, Vanya memutar lagu yang sedang hits dengan volume yang tidak terlalu kencang dan mengambil beberapa foto, ia juga sengaja meletakkan kameranya dalam mode video untuk mengabadikan kebersamaan mereka malam itu.
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai tas snack kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status