Menjaga Adik Sahabatku
tekan Davian membuat tatapannya lebih tajam dari ujung pedang Katana.
Tubuh Davian menjulang, mendekat ke depan, dada Davian menganjur ke hadapan wanita yang ada di seberang meja. "An-da ..., pikir, wanita muda, cantik, yang begitu dijaga kakaknya, pantas? Mendapatkan kekerasan gi la dari, PUTRA ANDA, HAH?!" Di akhir ucapan, nada bicara Davian meninggi.
Wanita itu terpegun, dia gemetar, takut. Rasa takut dan segan datang di waktu bersamaan. "Wanita itu pantas mendapatkannya, wanita murahan!"
Bab Populer