Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Dengan satu tepukan telapak tangan, awan-awan merah muda menari-nari di langit dan bumi. Pukulan telapak tangan ini begitu menyilaukan, seperti matahari, sehingga membuat seluruh dunia tampak pucat jika dibandingkan.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Boss With Benefit

Boss With Benefit

Tatapannya begitu memuja. Sorry for typo🖤
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

Ia tertawa kecil sambil menimpali "kamu memang gak suka repot, hehehhe." ** Tenda terpasang megah di halaman rumah, langit-langitnya dibentuk sedemikian rupa sehingga membentuk bunga yang indah, di sudut area tenda bunga bunga segar terpasang rapi membentuk buket besar yang apik dipandang mata.
1059.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tatapan teduh
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Baca Semua Ulasan
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

Semenjak kedatangannya ke rumah Isabelle tiga hari lalu, Kyran tidak pernah lagi muncul untuk bernyanyi. Kepala Ayers bergerak ke samping kanan, memandang langit melalui jendela kamarnya yang terbuka lebar. "Kau tahu, malam ini langit sangat cerah. Bulan dan ribuan bintang di atas sana bersinar terang. Lihatlah, mereka begitu indah. Apa kau tidak berniat keluar dan menghibur mereka dengan nyanyianmu? Mereka merindukanmu ... sama sepertiku."
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Seiring berjalannya waktu, langit di luar mulai menjadi gelap. Tiba-tiba hujan mulai turun. Itu bukan badai yang hebat, tapi ini cukup untuk membuat orang merasa tidak nyaman. "Obatnya sudah dingin, Nona Tate." Sebuah suara membuat Avery kembali ke dunia nyata. Dia berjalan ke bak kayu dan meletakkan tangannya di cairan untuk menguji suhu.
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185.9K kali sebagai tatapan teduh
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Desy Tri Artika
dan yang ke 3. rosalie pas tau hayden anak elliot kesenangan bgt dan bilang cucuku cucuku....kek nya kalo elliot anak yg ditukar ga bakal se senang it pas tau hasil tes hayden... jadi dugaan ku sementara adlaah elliot anak rosalie dan nathan white
neli sinaga
bagaimana ini??? sudah lama saya menunggu selanjutnya karna sibuk beberapa hari ini GK sempat cek. baru ini saya cek dgn semangat nonton iklan dulu biar bisa pakai bonus lagi.eh taunya hanya baca 1 Bab TAMAT. kesel tauu...kayak dipaksakan tamat,GK seru...padahal menurut cerita masih lumayan panjang.
Baca Semua Ulasan
Solomon Legacy

Solomon Legacy

Terang Tarun sambil bergurau. “Ha ha ha.” Teddy menanggapi gurauan Tarun sambil tertawa datar. Tarun melepas ranselnya, meletakkan ransel tersebut di sampiran kursi. Dia diam sebentar, berkonsentrasi, lalu dari tangannya terlihat pijar aura. Teddy melihatnya dan tetap terpesona, aura Tarun berwarna orange cerah dan meletup letup seperti kembang api.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Pencarian Dalam Dendam

Pencarian Dalam Dendam

“Bersandarlah, dan pejamkan matamu. Kau cukup dengarkan suara air yang mengalir. Kau akan mendapat ketenangan dari suara air itu.” “Berapa lama?” “Sampai kau tenang.” “Kalau kita kedinginan bagaimana?” “Aku akan menghangatkanmu,” batin Adrian. “Saat kau kedinginan nanti, setidaknya hatimu sudah lebih tenang,” ucap Adrian sambil mengusap-usap rambut Lita. “Siapa yang memberi tahumu cara ini, Pak?”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Istri Alim Sang Mafia

Istri Alim Sang Mafia

Aina mencoba menegosiasi lagi. Teddy menggeleng dengan muka yang dibuat takut untuk pertama kali dalam hidupnya. Kecemasan demi kecemasan mulai menguasai perasaan Aina. Dipandanginya kabut yang menebal di sepanjang jalan pegunungan. Jalan yang naik turun serta kabut tebal membuat hawa semakin terasa dingin. "Biasanya setelah hujan lebat ada pohon tumbang atau tanah longsor.. Jadi sebaiknya..." Ucap Teddy berusaha meyakinkan Aina. "....Kita mencari penginapan di sekitar sini..."
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai tatapan teduh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status