Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Sampulnya berupa tanduk kembar, dengan warna merah pekat di belakangnya. Lagi-lagi, yang di dalamnya bukanlah tulisan seperti buku pada umumnya. Di sana hanya tersedia gambar di kertas kekuningan. Gambar-gambar yang ada di sana, adalah empat kuda yang ditunggangi empat lelaki memegangi tali. Di tengahnya, tali-tali yang saling berhubungan dari ke-empat orang itu melingkari tubuh seseorang yang berdiri di tengah-tengah. Tidak ada penjelasan tentang gambar itu, Alina mengurut kepala karena semakin pening saja. ”Papa ....”
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Istri yang Kabur di Malam Pertama

Istri yang Kabur di Malam Pertama

Bab 77 "Ini kurang ke sini, proporsi kalimat dan gambar disesuaikan. Warnanya juga dibuat kontras agar lebih menarik. Masak kayak gini aja kamu nggak paham. Anak TK aja tahu warna apa aja yang menarik." Ana mendecis kesal Sakha membandingkannya dengan anak TK. Sepertinya laki-laki itu sengaja membuat dirinya tidak betah bekerja di sini.
10157.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Menjadi Istri Kontrak Tuan Besar Meier

Menjadi Istri Kontrak Tuan Besar Meier

Lagi-lagi dia harus belajar sabar menghadapi tingkah Anike. "Nama masakannya aneh semua, Tuan. Aku sama sekali tidak paham." Anike menggeleng pelan. "Tidak usah membaca tulisannya. Kau cukup melihat gambar saja!" ujar Carlen ketus. "Oh, iya juga, ya." Anike manggut-manggut, lalu menunjuk satu gambar. "Aku pilih yang ini, Tuan. Mirip kerak telor."
1019.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 468 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
MISTER GEPENG

MISTER GEPENG

Tanya alex kepadaku “kayanya bawa deh, bentar ya aku cari dulu di tas”. Ucapku pada alex Aku langsung meraih tasku dan mencari kertas gambar itu. “nih”. Ucapku sambil menyodorkan kertas gambar itu pada alex Alex melihat gambar toilet serta pria memakai setelan jas, topi fedora serta mata berwarna merah itu dan membandingkannya dengan sosok yang ada di kamera adine. wajah alex tiba-tiba berubah.
104.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

“Kamu pikir aku bisa mengarang cerita seperti itu? Aku tidak sekreatif itu, tapi terima kasih atas pujiannya. Tidak, keluargaku memiliki sejarah menyedihkan tentang kecenderungan bodoh.” Dia menjilat bibir bawahnya yang berwarna merah marun saat matanya kembali menatapku. Rasanya seperti menaiki roller coaster di malam hari. Kau tahu apa yang ada di depan, tapi tetap saja menakutkan saat terjun ke dalam jurang gelap. “Aku suka menggambar untuk tato. Aku juga suka membaca. Apa yang kamu suka lakukan selain nongkrong di toko tato?”
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 37 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

“Alexandra.” “Ok, begini anak manis, uncle dulu juga tidak tahu cara menggambar. Tapi uncle mau belajar.” William lantas mengambil bukunya dan membuka lembaran demi lembaran di dalamnya. Detik selanjutnya menunjukkan sebuah gambar kolam berisi ikan pada Lexa. “Kamu lihat hasilnya? Itu karena uncle mau berlatih. Sama seperti Lexa, awalnya tidak bisa, tapi setelah belajar pasti bisa.”
9.8965.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 20.3K Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Sinar Rembulan
Hai, semua Author sudah mempertimbangkan keinginan kakak-kakak yah, untuk update author akan kembali up di sore hari pukul 14.00 (cie yg seneng kasih komentar white love dulu yukk) dan mengenai bonus akan author up di hari sabtu yahh, spesial 3 bab, okayyy? THANK YOU SEMUAA🤍 HAPPY READING 🤍
Aurora Aurora
nyesek baca di bab 99 RUNTUH... Hiks...hiks .. ikut nangis... terharu nyesek banget , Uda ga jujur di awal berjuang sendiri untuk mencintai, tapi belum dapat kepastian dari Gama ... yang masih belum bisa lepas dari masa lalunya.. Memang ga enak kalau hadir bukan sebagai orang yang pertama...
Basahin ang Lahat ng Review
Me And My Dad

Me And My Dad

ejek Andi. “Berengsek, kamu!” umpat Haikal sambil melempar sepatunya ke arah Andi. “Maaf kan tidak ada dalam kamusku,” lanjut Haikal berkata menggunakan alibi yang sesuai. Anees menghampiri Aneet yang masih berdiri dan tersenyum melihat candaan teman – temannya. Dia menarik tangan Aneet dan mengajaknya duduk di sebelahnya untuk menikmati mie jembatan yang juga Aneet suka.
109.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 360 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Dan benar saja, di papan tulis namanya ada di urutan kelompok ke 4 dengan anggota yang sudah ia tebak tadi. Semua kelompok sedang sibuk dengan tugas yang di berikan oleh Bu Tati, mereka sudah menduga kalau ada kerja kelompok pasti ada tugas, dan ternyata benar. Tugas untuk membuat artikel tentang berita hangat yang sedang terjadi di Indonesia. Saat kelompok lain sudah selesai membagi tim mereka dan memutuskan siapa yang akan menjadi ketua dan lain lain, berbeda dengan tim Raina yang masih fokus memilih ketua tim kelompok mereka hingga saat ini.
18.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 526 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

rengekku yang disambut dengan tawa kecil dari Bang Ucok. Dia memang membuat karikaturku yang begitu manis dan lucu. Tapi di situ aku tampak sedang memikirkan Andre, lengkap dengan gambar awan khayalan di atas kepalaku. Aku menatap Bang Ucok dengan sinis. "Ya sudah, yang ini saja," dia kembali mengirimkan satu gambar ke ponselku. Masih sedikit cemberut aku membukanya. Oh, my goodness! Gambarnya masih sama, hanya posisinya dibalik, Andre sedang memikirkanku. Aku sungguh tak sanggup berkomentar apa-apa lagi, selain menutupi wajahku dengan satu tangan.
1016.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 481 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
Teha
Jika berkenan mohon berikan ulasan tentang novel ini agar saya tahu apa yg pembaca sukai/tidak sukai. (Saya "bayi" penulis yg baru belajar berjalan.) Saya terbuka thd kritik & saran yg membangun, yg akan berguna untuk meningkatkan kualitas tulisan saya ke depannya. Sekali lagi terima kasih banyak.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Basahin ang Lahat ng Review
PREDESTINATION

PREDESTINATION

“Sialan.” Giginya bergemeretak, sebelah tangannya mengambil paku tekan sebagai alat untuk merusak kebahagiaan yang tersurat dalam foto tersebut. Ia tak puas hanya dengan menusuk-nusuk wajah mereka. Satu kali, dua kali, sepuluh kali bahkan sampai foto itu rusak pun belum memuaskan amarahnya yang membara. “Mati lo, bangsat!” Membabi buta, ia anarkis pada gambar tak bernyawa. “Dasar nggak tau malu. Anak dakjal! Gatau diri! Mati aja kalian semua!”
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang teks anekdot iku nggambarake
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status