Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab92 Tania mengulas senyum, ketika merasa semuanya berada di genggamannya. Ia pun melakukan panggilan telepon ke nomor Karin, dan mulai bercerita, tentang kejadian di rumah tangganya. "Gila, nekat banget kamu, Tan!" pekik Karin di sebrang telepon. Tania terkekeh. "Harus dong, Kak. Jika tidak begitu, Raka bakal jadi agar-agar, Kak."
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Monster singa itu memiliki sayap kelelawar yang sangat besar serta di keningnya terdapat batu permata Mayura berwarna merah menyala-nyala. "Dia adalah Singacore! Bergabungan dari seekor singa, kalajengking, ular dan kadal! Dia memiliki kekuatan yang besar melebihi Sumelika! Tangannya sepanas batu bara, cakarannya bisa membuka kulit, raungannya bisa membuat seseorang langsung bergidik ketakutan serta dirinya bisa mengeluarkan semburan api seperti naga, bisa dari kalajengking dan ularnya juga bisa membuat orang menjadi tersetrum dan tubuhnya akan menjadi berwarna cokelat secokelat-cokelatnya, perlahan orang yang telah terkena sengatannya akan terbakar dan berakhir menjadi abu saja."
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Papar Devan dengan raut wajah. Devan Raka dan juga Alisia mereka memang memutuskan untuk tinggal di Singapura di mana itu Raka terpaksa membawa Alisia pergi ke luar negeri karena dia tahu, Alisia membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri dan merenungi segala kesalahannya selama ini pada alinea dan keluarganya. Dia juga tidak mau Alisia kembali berbuat ulah walaupun memang dia masih dalam keadaan tidak mengenal dirinya sendiri.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

panggil Serigala Cerberus dalam batin. Leo yang sedang panik memikirkan Charless. Tiba-tiba tangan kiri yang bertato singa mulai berdenyut seperti mendapat koneksi. Samar-samar mendengar seseorang memanggil namanya. “Tuan! Aku memanggilmu!” tegas sang singa mengejutkan Leo. “Hah! Aku ada di mana? Tunggu-tungu, singa? Ada apa?” seru Leo terkejut dan melihat sekeliling banyak rumput hijau nan asri seperti waktu itu.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Namun, dia tidak menyangka bahwa Enam Tetua Agung Dewa Naga akan menggunakan kemampuan mereka untuk menyegelnya. "Ini... Ini tidak mungkin nyata, kan? Dewa Naga Hitam ini terlalu mengerikan! Tidak, Enam Tetua Agung bahkan lebih mengerikan lagi!" Melihat melalui ingatan Dewa Naga Hitam, Fang Chen sangat ketakutan sampai membuat seluruh tubuhnya gemetar. Dia berkeringat dingin dan tidak bisa berhenti bernapas. "Tuan Muda Ketiga! Kamu... kamu sudah bangun? " Saat Fang Chen gemetar ketakutan, pintu tiba-tiba terbuka. Seorang gadis pelayan cantik bergegas masuk ke dalam.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

sahut si abdi. Sejenak obrolan mereka terjeda. Shima Dahyang mengedarkan pandangan ke sekitar di mana banyak teratai tumbuh serta angsa-angsa berenang pada air kolam. Namun, fokus sang Dewi Agung seketika teralih saat melihat teratai putih kembali ke tempat semula, terlebih lagi makin memancarkan sinar terang. "Sekar Langit," serunya.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
PENDEKAR GUNUNG MANGGIR

PENDEKAR GUNUNG MANGGIR

Yang ada adalah sungai kecil yang mengalir jernih seperti yang disampaikan Ki Ageng Tirta kemarin. "Ki Ageng Tirta!!! Nyai Sekar Taji!!!!" Sugeng berteriak keras memanggil nama mereka, Namun kesunyian yang dia dapat kan. Mendadak Sugeng tergiang Suara Ki Ageng Tirta, jika dia ingin keluar dari tempat ini. Dia harus mengikuti aliran sungai menuju arah matahari terbit. Sugeng segera beranjak pergi dari tempat itu, jalan yang berkelok dan penuh rimbun semak belukar membuat perjalanan nya agak terhambat. Ketika hari menjelang malam aliran sungai itu masuk kedalam tebing, Sugeng tercengang tebing tinggi menjulang di hadapan nya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Seekor singa putih yang besarnya hampir menyerupai badak dengan sayap lebar memasukki ruangan dengan empat sahabat Galen yang berjalan di belakangnya. "Duke, aku rasa kau sudah tau mengenai keturunan Aquillio yang selalu mendapat guardian" ucap Galen seraya berjalan mendekati singa bersayap itu. Tangannya terangkat mengelus wajah sang singa dengan sayang, "Perkenalkan, guardianku. Sarhan" ucap Galen tersenyum bangga. "GRRROAAARRR"
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Di ujung lorong suci itu, tampak sebuah pelataran batu yang mengelilingi kolam jernih, dikenal sebagai Petirtaan Agung—tempat para raja membersihkan diri sebelum penobatan atau doa kepada leluhur. Patung-patung raksasa berjajar mengelilingi kolam, namun hanya satu yang tampak mencolok: patung seekor singa bermahkota, rahangnya terbuka seolah hendak mengaum. Raka berdiri terpaku. Udara di sekelilingnya mulai berubah, dan samar-samar terdengar suara lembut—bukan dari mulut, tapi dari dalam dada dan tulang.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai telaga singa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status