Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

Fangying menoleh ke belakang dengan ekspresi ingin tahunya,"Pesarean? apa itu?" "Semacam tempat ziarah dan berdoa dipetilasan sekaligus makam Eyang Djogo yang letaknya di lereng Gunung Kawi. Tapi mitos yang paling terkenal di situ adalah petilasan untuk mencari pesugihan." "Pesugihan?" Fangying dan Li Yue bersamaan. "Iya semacam ilmu untuk mendapatka kekayaan secara instan dengan pertolongan mahluk tak kasat mata."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

Pemuda berusia dua puluh lima tahun itu bergidik teringat beberapa tetangganya yang mendadak demam tinggi dan meracau ketakutan setelah tak sengaja berpapasan dengan sesuatu ‘itu’ di kegelapan. "Apa ada yang sedang menjalani ritual pesugihan ya, Tadz?" tanya Dagus, pemuda berusia dua puluh satu tahun yang juga murid mengaji Ustadz Agum di musala. "Wah, saya juga kurang tahu, Gus. Mudah-mudahan saja bukan. Sejauh ini belum ada laporan warga yang kehilangan uang secara misterius, kan?" "Belum, Tadz," jawab yang lain hampir serempak, sambil melemparkan pandangan waspada ke arah rimbun pepohonan di sekitar mereka.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
 RITUAL GUNUNG KEMUKUS

RITUAL GUNUNG KEMUKUS

“Tunggu beberapa hari lagi. Tetap sama gak? Dia tau kalo Mas cari pesugihan di Gunung Kemukus, kan?” “Iya, tau. Dia yang sarankan ke sana. Berhubung weton dia ganjil, akhirnya aku yang lakuin.” “Gak usah disesali. Udah niat dari awal.” “Kamu pasti tau ini. Tolong jawab, apa semua mengalami seperti aku?” Saimah seketika terperanjat mendengar pertanyaan Sarto. Wanita ini menjadi serba salah. “Aku kasih tau tapi jangan jadikan keluhan atau penyesalan. Meskipun dalam hati aja. Paham?”
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

Selain itu pak Dhe juga berhasil membantu para warga yang mengalami kesulitan keuangan dengan praktek pesugihan tanpa tumbal. Usut punya usut ternyata Pak Dhe melakukan semuanya dengan bantuan Parewangan Buto Ijo. Ia sengaja memberikan tumbal para pengajar dan santri Pondok pesantren karena mereka dianggap sebagai penghalang dan musuhnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

Chinatown juga dilengkapi dengan tempat ibadah yang bisa menjadi destinasi wisata religi, seperti Sri Layan Sithi Vinayagar Temple, Buddha Tooth Relic Temple dan Sri Thendayuthapani Temple. Annisa masuk ke sebuah toko tas, tas-tas unik berjejer dengan rapi di sana. Rencananya ia akan membelikan Ibu mertuanya sebuah tas yang cantik dan unik. “Semoga Mama dan Gendhis suka ya Mas, sama tas yang kubelikan ini,” ujar Annisa. “Yah, Mama pasti suka, pilihan kamu cantik kok,” ujar Damar. Annisa melirik jam tangannya.
9.8167.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Aditya mengangguki pertanyaan Nabila. “Nah, trus kalian honeymoon nya kapan coba kalau mikirin gawean terus?" Aditya menjawab, “InsyaAllah nanti sekalian kalau Nabila udah resign, Ma, trus saya juga udah pasti bisa ngosongin jadwal. Kita mau ke Singapura aja ya, Bil. Sekalian ajak semua sekeluarga biar kita bisa liburan sama-sama.” “Hah? Serius?” sahut Nabila dan Mama bersamaan.
1035.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Netra Hans Muda sempat mengerjap bingung, antara tak percaya dengan kabar yang didengarnya. “Maafkan hamba yang telah lancang, Yang Mulia. Hamba melakukan ritual khusus dengan menggunakan tanduk rusa perak milik putri Sophia, dan dari hasil ritual tersebut menunjukkan bahwa keberadaan mutiara penyerap energi saat ini berada di dimensi Ashok.”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Pantas saja makin hari uangku makin menipis. Memang aku selama ini tak ada pembeli, tapi jika kami berhasil memberi lima tumbal, uang kami tetap akan terus bertambah walau tak ada pembeli. Tapi sekarang, pemasukan dari pembeli tak ada, pemasukan dari hasil pesugihan pun nihil. Sepertinya kehancuranku sudah di depan mata. "Bang Sutar, di mana sebenarnya kau?" Aku bergumam sendiri di atas tempat tidur dengan pandangan kosong.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Guru Hai mengangkat token giok yang memancarkan aura energi Tetua Zheng yang menandakan itu asli. Tun Xiang sebenarnya sudah emosi dengan Guru Hai, tapi karena bangsawan Su membutuhkan Paviliun Obat, dia tak bisa gegabah memunculkan kemarahannya. “Tolong pandang keluarga Su yang sudah sejak puluhan tahun ini menjadi pelanggan terbaik di Paviliun Obat.” Tun Xiang menangkupkan salam sojanya. “Semua pembeli di Paviliun Obat memiliki status yang sama. Ada uang, maka silakan beli pil kami. Itu saja prinsipnya. Mudah dan tidak berbelit.” Guru Hai membalas sambil melirik Tun Xiang.
9.948.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Melihatku yang tak banyak memberi reaksi, perawat berpostur mungil itu memasang muka masam sambil berlalu membawa berkas-berkas di tangannya. Tempat itu sesungguhnya jauh dari kata menyeramkan, bangunan empat lantai yang megah dengan lahan parkir luas, di bagian depan, taman bunga warna-warni menyambut siapa pun yang singgah dengan senyum cerah. Suara gemericik air mancur dan kolam ikan mini di tengah taman sungguh menenangkan hati. Pohon-pohon buah yang rimbun, beberapa tempat duduk berkanopi dan jalan setapak berkerikil kecil, sungguh manis sekali. “Di mana Damar?” Tanpa sedikit pun mengurangi laju langkah, kulontarkan balik sebuah pertanyaan pada Martha yang masih menunggu pendapatku meng
9.33.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai tempat pesugihan tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status