Penghuni
Air dari bak mandi memang terasa sejuk dan sedikit menenangkan, namun di tengah kesegaran itu, aku tak bisa menepis firasat buruk yang terus mmenghantuku.
"Nggih, Bu. Mangga, milih-milih nggih."
"Wah, cabai iki apik tenan, Pak. Seger. Pinten regane?"
"Sepuluh ewu, Bu. Seger, baru panen."
Tiba-tiba, telingaku menangkap suara samar-samar dari luar kamar mandi. Tepatnya, di tembok kamar mandi. Di balik tembok itu, ada tembok lagi.
Chapitres populaires