menjadi yang kedua
Membuat gadis berwajah ayu itu membuka bibir, cepat cepat nur mengatup kan bibir nya.
"Aku semalam belum makan, tadi mau ngampirin kamu, minta tempe kemul. Habis tempe kemul kamu selalu menjadi favorit." Gus naufal menggigit dengan santainya. Gigitan demi gigitan ia rasa, meski terasa pahit, tapi ia sadar, pahit nya tempe yang ia makan, tak akan bisa menandingi pahit nya kehidupan setiap insan manusia. Yang terpenting, bagaimana kita akan bersikap menghadapi rasa pahit itu sendiri. Terus melawan atau menyerah saja. "Tempe enak gini juga, terima kasih."
nur mengulur kan setengah lengan nya, sambil mulut nya meringis membayangkan betapa tidak lezat nya tempe gosong itu. "Gus, itu__"
Hot Chapters