Karma Pedas Sang Mantan
Sambel berwarna merah tua dengan sedikit minyak mengambang, terlihat sederhana… tapi saat masuk ke mulut, ada letupan rasa yang tidak biasa.
Rasa pedasnya tajam, langsung menyerang lidah, tapi dalam satu detik kemudian muncul kelezatan gurih yang lembut—kombinasi dari terasi, gula aren, dan sedikit asam dari tomat rebus. Ada lapisan rasa yang berubah-ubah, membuat Adrian harus mengunyah lebih lambat agar bisa menangkap semuanya.
“Ini… bukan sambel yang biasa aku jual di warung,” komentarnya sambil mengunyah pelan. “Lebih bold. Tapi halus.”
Hot Chapters