The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
Entah kenapa, Makaila merasa jika ada hal buruk yang terjadi.
Edelia mengangguk dan kembali menanamkan sebuah kecupan pada kening Makaila. “Ingat nikmati waktumu, tidak perlu cemas mengenai apa pun. Gedung ini aman, tidak akan ada orang asing yang bisa masuk secara sembarangan dan melukaimu. Mama berangkat dulu, ya,” ucap Edelia lalu melenggang pergi meninggalkan Makaila yang mulai bergetar ketakutan. Tentu saja Makaila merasa takut karena beberapa jam ke depan dirinya akan bertemu dengan Bara. Si penjahat yang memiliki akal bulus dan bisa meloloskan diri dari jeratan hukum.