Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Sang Badboy

Obsesi Sang Badboy

El merasakannya sekarang. Suasana berubah menjadi dramatis. "Terus kalau terobsesi kenapa?" tanya El tenang. "Kamu bisa memanfaatkan diriku sesukamu. Bukankah kamu sudah menjadi sedikit manipulatif baru saja saat menghadapi si pria busuk ini? Ayo Sereia, gunakanlah aku sebanyak mungkin!" tanyanya seraya menunjuk si juragan. "Aku muak denganmu tahu," ketus Sereia. "Kau itu menjijikkan seperti tahi."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

ujar Darius sambil menutup matanya. Nero melirik sekilas ke arahnya dan terkekeh sejenak sebelum kembali fokus mengendarai mobilnya. “Obsesi lo terhadap Amira benar-benar di luar nalar gue,” celetuk Nero dengan nada setengah mengejek. “I will clap the loudest when you fall to your knees for a girl, mark my words, Nero.”
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Suara tangisan. Lalu seorang pria berteriak. "Lari!" "Apa pun yang terjadi … jangan kembali!" Aurel langsung membuka mata, napasnya memburu. Tubuhnya dipenuhi keringat dingin. "Itu..." "Apa tadi?" "Kenapa terasa nyata sekali?" Ia memegang kepalanya, jantungnya berdetak begitu cepat hingga sulit bernapas. Belum sempat ia menenangkan diri.
10469 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Hasrat dan Obsesi Paman Suamiku

Hasrat dan Obsesi Paman Suamiku

Udara di sekitar dapur luas itu terasa membeku seketika. Dia menatap lekat-lekat wajah pria di hadapannya itu, tengah mencari sisa-sisa kebohongan atau pengaruh alkohol yang mungkin membuat pria itu kehilangan akal sehat. Namun yang dia temukan hanyalah kilat obsesi yang tajam dan tekad yang bulat. “Ini ... ini sangat tidak masuk akal, Paman!” bisik Selina dengan nada histeris yang diredam. Jantungnya bertalu begitu keras hingga rongga dadanya terasa ngilu.
12.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

“Kita menyebutnya obsesi—kadang tentang kesalahan masa lalu, kadang tentang ketakutan akan masa depan, kadang tentang hal-hal yang tidak pernah bisa kita ubah. Tapi aku ingin kalian tahu bahwa obsesi bukanlah bagian yang tak terpisahkan dari diri kita. Obsesi adalah sebuah jalan yang salah yang kita pilih ketika kita merasa tersesat. Dan kita selalu punya pilihan untuk berhenti, berbalik arah, dan menemukan jalan yang benar.” Tepuk tangan bergemuruh memenuhi aula. Setelah kuliah selesai, banyak mahasiswa datang menghampirinya untuk berbagi cerita dan bertanya tentang cara mengatasi masalah yang mereka alami. Salah seorang mahasiswa muda, seorang perempuan dari Manokwari, menangis sambil meng
10601 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Obsesi Setelah Rapat Malam

Obsesi Setelah Rapat Malam

Posisi yang tadinya menunjukkan kepercayaan, kini terasa seperti medan perang pribadi. Nara menghindari tatapan Alex. Ia fokus pada setiap kata dan angka, membaca body language investor, berjuang keras untuk terlihat profesional. Namun, ia merasakan tatapan Alex. Bukan tatapan atasan yang mengevaluasi, melainkan tatapan seorang pemilik yang memandang objek obsesinya. Tatapan itu terasa panas, menjalar, membuat bulu kuduknya meremang.
851 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Obsesi Terpendam Sang Mantan

Obsesi Terpendam Sang Mantan

“Kadang… tubuh menurun karena stres berat atau pikiran negatif. Saya sarankan Mama Anindita beristirahat dan tidak banyak pikiran.” Anaya memejamkan mata. Pikiran? Tidak masuk akal. Mama Anindita memang sedang banyak masalah, tapi tidak sampai seperti ini. Seseorang, melakukan sesuatu. Anaya bisa merasakannya. Ketika ia menoleh ke arah pintu, Nenek Rani berdiri di sana, tersenyum penuh kepura-puraan, seolah sedang mengawasi ucapan dokter. Dan tiba-tiba Anaya merasa punggungnya meremang.
10750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

tanya Yerin penasaran. “Dia bilang…” jawab Arsen. “Dia bilang, kalau aku mirip kakek. perbuatanku keterlaluan. Dia menyuruh intropeksi diri dan memikirkan kesalahanku satu persatu. Dia juga menyuruhku membayangkan jika aku yang ada di posisi kamu.” “Samnpai aku benar-benar sadar, kalau aku memang keterlaluan. Aku memang bajingan yang memanfaatkan kelemahan kamu demi obsesiku.”
9.6298.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Tidak, Risa. Kau melupakannya, bukan melewatinya.” Gerry menatap dirinya sendiri di cermin, wajahnya dulu yang arogan, penuh percaya diri, kini menatapnya balik dengan tatapan hina. Ia mengepalkan tangan. “Aku dulu… benci diriku sendiri.” “Dan sekarang?” tanya Bara. “Aku… mencoba belajar menertawakannya.” Cermin itu retak, tapi bukan karena kekuatan fisik. Retakan itu muncul karena mereka mulai menerima diri sendiri. Cahaya menetes dari celah-celahnya, membentuk tangga menuju atas.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Terjebak Obsesi Boss Gila

Terjebak Obsesi Boss Gila

Tangannya memegang pipi Zavira dengan ibu jari mengusap bibir si empu. "Ah gitu …." "Aku aku terlalu membosankan? Apa karena aku terlalu terobsesi padamu?" Zavira mengusap kening Aksara, "jangan mikir negatif, aku ketawa sama dia bukan berarti aku nyaman." Aksara mengangguk murung. "Benar, aku terlalu posesif. Aku akan berusaha berubah, jadi tolong jangan tinggalkan aku."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai terobsesi dengan diri sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status