Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERSESAT DALAM GAIRAH

TERSESAT DALAM GAIRAH

“Cherry, kenapa?” Gadis itu memalingkan wajah. Inilah salah satu kesulitan dalam berkomitmen. Waktu hubungan itu harus berakhir. Cherry tidak piawai menyusun kata-kata perpisahan sehingga cara yang terbaik menurutnya adalah dengan pergi saja dan mengabaikan yang lainnya. Rupanya, lajang nomor tiga belas di sampingnya itu tidak dapat membaca petunjuk yang ia layangkan tadi pagi. “Aku tadi telepon kamu berulang kali. Tapi nggak diangkat.”
1012.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 359 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
Magic You

Magic You

"Maksudnya?" "Itu ada tertulis 1/10, berarti kau sudah menyelesaikan 1 tantangannya. Dan masih ada 9 tantangan lagi yang harus kau selesaikan,... Kalau tidak kau akan kena sial, ya... Seperti yang kau alami tadi." Sambung Tessa. Tessa menatapku serius. "Kau harus buat Jessen bahagia seperti yang di bilang nenek itu."
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 132 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
Ketika Suamiku Tak Lagi Mampu

Ketika Suamiku Tak Lagi Mampu

Suara Sela terdengar dingin, “aku nggak mau ketemu lagi.” “Apa maksud kamu?” Aku tercekat. “Kamu tahu kan itu bisa menghancurkan aku?” “Itu bukan urusanku lagi,” jawabnya datar. “Kita sudah selesai.” “Sela!” Aku hampir berteriak. “Kamu pikir aku selesaikan masalah ini sendirian?!” “Mas,” suaranya melemah, “tolong jangan hubungi aku lagi.”
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 457 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

SENJA ada yang berbeda pada senja yang temaram semilir angin membelai mesra aku mematung - tatapanku hampa pada baris-baris awan yang saling mengejar di udara ada yang aneh aku jelas merasakannya aku yakin aku tak salah ya, aku telah jatuh cinta pada lelaki yang mengisi hari-hariku bermalam-malam lalu masih tiada masih hampa disini di hati kecilku namun kini tiba-tiba mencekik leherku cinta; rasa itu datang tiba-tiba aku tahu aku salah aku tahu kamu marah, tak suka harusnya ia tiada tapi aku manusia biasa tak kuasa menghalau magisnya; aku sungguh telah jatuh cinta padamu pada senja yang temaram - Mega
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
JODOHKU DOSEN HYPER

JODOHKU DOSEN HYPER

Segera mereka mengerjakan semua soal itu dalam waktu kurang dari tiga puluh menit. Sesaat setelah mereka selesai mengerjakan semua soal itu Sasi kembali dengan wajah yang masih terlihat berseri. "Apa yang kamu lakuin tadi?" Velove meringis tapi dia mendesah dalam hati "Aku harus siap siap di hukum!" to be continued
1033.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 899 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos Kalau dengan nyanyian "I do" Dini tinggal hafalin nyanyiannya dan analisis sendiri. Misal pada lirik pertama "I do" Ini bisa di analisis sebagai rumus tenses dengan kata "I" yang berarti saya sebagai subjek dan kata "do sebagai verb atau kata kerja. Karena kata "do" termasuk dalam verb satu. Jadi kesimpulan rumus yang didapat adalah S + V1 ( subjek + verb1). Ini ada lah rumus simpel present tense.
104.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 88 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
MEMILIH BERPISAH

MEMILIH BERPISAH

"Bukan kenapa-kenapa, mba. Cuma ada sedikit masalah keluarga aja." "Hmm, semoga masalahnya cepat terselesaikan ya, Mba." timpal Sarah lagi. TItin hanya membalas dengan anggukan kepala. ***** Sesampainya di Taiwan, Sarah segera menghubungi Ratna dan Yusuf. Bagaimana pun juga tentu ia rindu dengan buah hatinya. Tut .... tut ... Pangggilan pertama Sarah tidak ada respon sama sekali. Ia kemudian ulangi sekali lagi, dan akhirnya tersambung.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

"Harga sudah pas. Nggak dikasih, ya nggak jadi." Brielle menggertakkan gigi. "Oke! Oke! Kamu menang! Aku suruh Gino jual ginjal deh. Dia sepeser pun sudah nggak punya, sekarang lagi pusing memikirkan bagaimana bayar cicilan rumah ke bank." "Sudah, jangan drama." Berg buru-buru menyodorkan ponselnya ke Seline lagi. "Bilang terima kasih ke Bibi dan ucapkan selamat atas pernikahannya."
39.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 856 Beses bilang terselesaikan
Read
+Library
Pembalasan Rita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status