KAKEK TUA itu SUAMIKU
Aku bahkan lupa mengabari Mbak Nisa juga Tristan, bahkan dari kemarin aku tidak melihat ponsel, hanya mengeluarkan dari tas dan menaruhnya di atas nakas.
"Va, sarapan dulu ya," ucap Ibu saat waktu menunjukkan pukul delapan pagi.
Aku menggeleng, menolak perintah ibu. "Seva nggak lapar Bu, jangan memaksa Seva terus," protesku.
"Dari kemarin kamu belum makan Va, jangan sampai kamu sakit. Kalau kamu sakit siapa yang akan menjaga suamimu?"
"Nanti Seva makan," jawabku singkat. "Seno, antarkan ibu pulang dulu ya … kasihan ibu belum istirahat," perintahku pada adikku.