Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Panas yang dihasilkan tidak membakar dedaunan menjadi abu, melainkan melunakkan dinding sel tanaman secara presisi, memaksa esensi cair yang berada di dalam serat terdalam untuk merembes keluar secara alami. TESS... TESS... Tetesan demi tetesan cairan hijau pekat yang sangat jernih mulai berjatuhan dari sela jarinya, masuk langsung ke dalam tabung reaksi kaca kecil di atas meja. Aroma harum rempah obat yang sangat murni seketika menguar dari sudut meja Long Tian, menyebar dengan cepat dan mengalahkan aroma hangus dari meja-meja peserta lain yang tungkunya terlalu panas. Tingkat kejernihan cairan tersebut menyerupai batu zamrud yang paling murni, tanpa ada satu pun partikel debu atau residu l
106.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as tetesan embun
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tetes-tetes embun bergelayut manja pada batang-batang buah naga. Meliuk-liuk turun, melewati duri-duri, beberapa sempat tersangkut, lalu jatuh mencapai tanah. Persis hatimu, Rin!
106.0K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as tetesan embun
Read
+Library
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Tercium aroma lembut dari tubuh Pak Oppa. Motor kembali melaju dengan sedikit kencang. Tes Setetes air jatuh tepat di pipiku. Tes Tetesan kedua kembali menerpa. Gawat bakalan hujan beneran nih. Batinku. Tes tes tes. Buuurrrr Hanya dalam sekejab saja, tetesan itu berubah menjadi kucuran deras yang datang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
9.2K viewsOngoingAdded to Library 183 Times as tetesan embun
Read
+Library
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Jangan berlari pada kenyataan yang fana. ~~~~~ Gemerecik air terjatuh dari gumpalan gelap awan pagi ini. Suara atap-atap vila yang basah karena terguyur hujan, terdengar nyaring di telinga. Embun sejuk yang tebal menutupi pemandangan pantai dari dalam jendela, seperti kabut asap di Kalimantan. Bedanya, embun ini atas kehendak Tuhan. Tak ada matahari pagi ini. Gundukan kelabu "kapas terbang" menghalangi eksistensinya pada dunia.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as tetesan embun
Read
+Library
Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

Tenggorokan yang terasa sulit untuk menelan air liur karena menahan tangis dan sakit tak berdarah ini, perlahan kaki Embun berjalan keluar kamar tanpa sepatah katapun, berjalan menunduk dengan tangan yang membuka pintu juga gorden penutup pintu, dirinya tetap tidak merubah pandangannya. Embun berjalan kearah dapur dan harus melewati banyak orang dengan badan yang membungkuk, tangan yang diluruskan kebawah sebagai tanda santun melewati orang yang akan dilewatinya, akhirnya Embun sampai di pintu belakang rumah Toro dan menuju kerumah samping dimana keluarga dan tetangganya beristirahat disana.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as tetesan embun
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

"Actually, I was confused when I was brought to the office this morning. You just let me watch, while you negotiate the price, I really don't know that I'm being traded. I'm the one you're negotiating the price." Bola matanya berembun, susah payah ia berusaha agar embun itu tidak jatuh, toh pada akhirnya menetes membasahi pipi. Secepat kilat, Nay mengusap airmata yang jatuh di pipinya. Senyumnya kecut, "if i have change i use to run away from this all," ucapnya kemudian.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as tetesan embun
Read
+Library
Menjadi Istri Jaminan Tuan Miliarder

Menjadi Istri Jaminan Tuan Miliarder

’ (ucap Marissa dalam hati). Sayangnya, embun yang sedari awal ditahannya telah penuh sesak di kelopak mata Marissa. Titik embun tersebut telah jatuh dan membasahi pipinya tanpa disengaja. ‘Si*al! Kenapa bisa begini?’ (tutuk Marissa dalam hati).
3.5K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as tetesan embun
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Matahari kini tepat berada di atas ubun-ubun. Teriknya begitu menyengat. Tak ada gumpalan awan di langit yang menaungi bumi siang itu. Semua biru dan tak ada tanda-tanda akan turun hujan. Suhu panas yang terpantul dari permukaan tanah membuat Fajar menyeka peluh berkali-kali. Bahkan, bau pesing dari genangan kencing kuda menguar, menusuk rongga hidung karena terpanaskan.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as tetesan embun
Read
+Library
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

TETANGGA BARU (2) ***** "Uhukk uhukk!" Mas Adrian kembali terbatuk. Sepertinya dia tersedak. Wajahnya sampai kemerahan. Cepat kutuangkan air putih dan memberikan padanya. Mas Adrian meneguk habis air putih yang kuberikan. Dia mengusap-usap tenggorokannya. Lalu berdeham beberapa kali. "Hati-hati makannya, Mas."
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as tetesan embun
Read
+Library
Elements

Elements

“Syifa, lakukan seperti yang biasa kamu latih. Dan apakah kamu bisa… mendatangkan kabut untuk menghalangi mereka?” ucap Jaka tanpa sedetik pun berpaling dari jalan. Dipa keheranan mendengar permintaan ayahnya. Mendatangkan kabut? Kabut merupakan salah satu fenomena alam di mana uap air yang berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban menjadi seratus persen. Jadi, bagaimana caranya gadis itu bisa membuatnya?
102.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as tetesan embun
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status