Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Light

My Light

Bila tidak menjelaskan yang sebenarnya. Rafan mendekati cermin, menatap dirinya sendiri. Hingga tertuju pada lengan kiri mendekati bahu, terdapat beberapa goresan dari benda tajam. Sepertinya, Rafan melakukan self injury lagi. Efek habis meluapkan emosinya pada anak buah Raskal, bisa memicu dirinya melakukan self injury lagi.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as thanks to myself
Read
+Library
Musuh Besar Si Gendut

Musuh Besar Si Gendut

“Hell no! you naked… hanya untuk mataku. Hanya aku yang punya privilege itu!” Aku sudah bisa jalan menggunakan cruthes, tanganku sudah kuat dan bisa menopangku. Aku sudah mulai banyak berjalan dengan bantuan crutches dan melakukan banyak hal sendiri. Seperti mandi dan buang air sendiri. Yang sangat kusyukuri. Aku ingat momen-momen memalukan saat Lucas memandikan dan membersihkan diriku di dalam kamar mandi, aku tak bisa melawan dan menolak…karena aku tak berdaya saat itu. I am better now, and I am so thankful because of that.
9.687.6K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as thanks to myself
Show Reviews (19)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs ....aku mampir bawa 5* buat kamu kk... klo sempat intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Crown

Crown

Gavin mematikan ponselnya. Oke, Ra. Kita lihat apa yang bisa gue lakuin. ~~~~ Thanks for reading, guys :D Love you to the moon and never back See me on my I*: @fish.tro
107.9K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as thanks to myself
Read
+Library
Terima Kasih, Mantan!

Terima Kasih, Mantan!

Sarno menyetir mobil dengan cepat dan langsung berhenti di dalam mal. Aku membuka sabuk pengaman dan mengucapkan terima kasih, “Pak Sarno, terima kasih telah membantuku. Aku bisa pulang naik taksi dari sini saja.” Sarno mendorongku kembali ke kursi, tubuhnya melayang di atasku, lalu berkata dengan nada yang rendah dan merdu, “Mau kabur?”
7.5K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as thanks to myself
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Menceritakannya, berarti membuka lagi luka masa lalunya. “Aku dulu nggak berani ketemu orang setelah insiden itu, Bang. Aku akhirnya home schooling dengan guru perempuan. “Di masa-masa depresiku itu, aku sering mainin gitar, kado dari Papa waktu aku SMP. Naya itu satu-satunya temenku yang nggak kapok meskipun kuusir berkali-kali. Malu, Bang. Aku bener-bener malu ketemu orang, rasanya kayak … kotor aja, meskipun aku nggak sampe—” Arka menghela napasnya, tidak sanggup meneruskan ceritanya di bagian itu.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 760 Times as thanks to myself
Read
+Library
My-Ex

My-Ex

Di tengah jalan yang terlihat macet. Tampak Ame dan Nur, saling berbincang satu sama lain. Terdengar Nur berkata, "Oh… jadi seperti itu ya, ka Ame." Ujar Nur, "Iya, benar. Aku ini hanya seorang anak yatim piatu. Maka dari itu aku sungguh sangat merasa bersyukur serta berterima kasih kepada keluarga, Nona Dessy! Tanpa mereka, mungkin saat ini sekarang aku sudah berada hidup di jalanan." Ungkap Ame, menjelaskan sedikit kisah hidup dirinya kepada Nur.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 687 Times as thanks to myself
Read
+Library
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Mungkin, merasa kalah sehingga ia harus mengalah. “Kok, aku merasa bersalah ya, Mas. Padahal itu tv aku lho. Dibeli menggunakan uangku sendiri, kenapa dilarang mengambilnya? Kan aneh. Kamu tahu kan biaya rumah sakit ibuku, tuh, nggak murah. Setelahnya, kami pun masih butuh makan. Jadi, wajar dong kalau ambil barang-barangku dijual . Kami butuh biaya hidup. Kalau memang ibumu menginginkan TV, ya, dibelikanlah. Gajimu itu kan lima juta setiap bulannya, pasti tabungan kamu sekarang sudah banyak. Setiap bulannya sisa dua juta, kan? Masa iya tidak kami mampu membelikan TV ibumu! Okelah, kalau kamu keberatan beli secara cash, bisa, kok, kredit. Diangsur setiap bulan. Beres ‘kan? Jangan dibiasakan
1063.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as thanks to myself
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

angi yang sangat indah di hidup aku. Maaf, kalau selama ini aku pernah nyakitin kamu. Mungkin, pas kamu baca surat ini aku udah ga ada di samping kamu lagi, aku udah ga ada di dunia ini. Kalau kamu ngerasa gagal dan ngerasa bersalah, ngga mas. Kamu ga salah dan kamu ga gagal, ini memang pilihan aku untuk menyembunyikan penyakit ini dari semua orang. Jangan nyalahin diri sendiri ya? Aku kan kuat, kalau kata Vano aku wonder woman HAHAHA. Titip anak – anak ya mas, didik dan bombing mereka dengan baik dan tanpa aku. Aku tahu, kamu pasti bisa. Kalau memang kamu nanti dapet istri lagi, ga papa kok, aku ga ngelarang. Kamu masih muda, tapi tolong kalau cari istri harus bisa nerima anak – anak ya? Ha
107.3K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as thanks to myself
Read
+Library
Penyesalanku

Penyesalanku

Uma mengangguk pelan sambilmengulas senyumnya, membuat hatiku lega. * * * * * "Kalian benar-benar berhati mulia, setelah kejadian itu kupikir kalian membenciku. Tapi ternyata kalian bersedia memafkan orang tak tahu diri seperti aku," ucapku setelah mendengar secara langsung dari bibir Uma dan Prabu, kalau mereka sudah lama memaafkanku. "Selama ini saya dihantui rasa bersalah, hidupku tidak tenang, selalu kepikiran kalian. Tapi kalau sudah begini, hati saya merasa laga," lanjutku lagi.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 842 Times as thanks to myself
Read
+Library
Between You and Me

Between You and Me

Gadis itu segera bangun dan berlari ke dalam kamarnya. Masa bodo jika dia di bilang tidak sopan! "Loh Una kenapa?" Bharga menatap bingung pada Yumna yang berlari kencang lalu mengalihkan pandangannya pada Mario yang sedang menepuk-nepuk pakaiannya. Abira memasang senyuman manis andalannya. "Itu mungkin malu, Ba. Tadi jatuh dari kursi, saya mau tolong tapi langsung lari."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as thanks to myself
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status