Terima Kasih Telah Merebut Suamiku
Toh, semuanya sudah Allah balas dengan balasan yang bahkan aku sendiri tak pernah menduga-duga.
“Insyaallah, Mas Sofyan nggak pernah marah kalau aku kasih bantuan ke kalian, Mi. Aku juga sekarang sudah punya uang sendiri. Aku punya pekerjaan, meski hanya penulis novel di aplikasi online, Mi. Gajiku memang belum menyentuh angka puluhan juta, tapi setidaknya masih bisa untuk menghidupi diriku sendiri, Mi. Ummi butuh berapa? Biar aku transfer sekarang.” Aku mengulas senyum di bibirku. Entah mengapa, sekarang malah ada perasaan bangga yang meliputi dada. Bangga sebab bisa membantu keluarga mantan suamiku yang tengah kesusahan. Ingin kubuktikan kepada mereka, bahwa aku bukanlah seorang perempuan
Bab Populer