Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Derita Pernikahan Paksa

Derita Pernikahan Paksa

panggil seorang pria dari awang pintu. Evelyn melonggarkan pelukan sembari mengusap kasar air mata yang tiba-tiba saja keluar. "Akh... Maaf Mama jadi lama ya," ucap Evelyn sembari mengusap bekas cairan di sekitar matanya. Sementara itu Vivian berusaha menahan tangis hingga hanya meninggalkan sesenggukan yang tak bisa di hentikan. "An, Mama pulang dulu, jaga dirimu ya, Mama sangat menyayangimu sayang," ucap Evelyn untuk terakhir kali.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
FOTO DI DOMPET USANG SUAMIKU

FOTO DI DOMPET USANG SUAMIKU

Aku yakin ada kebahagiaan lain di luar sana untukku dan dia. "Nia ... mungkin kamu nggak percaya kalau mama akhirnya menyetujui hubungan kita. Aku bisa membuktikan semuanya padamu kalau kamu mau. Sebab saat hari-hari terakhir mama memang minta pulang padahal dokter menyarankan agar mama tetap di rumah sakit. Mama bilang ingin meninggal dari rumah. Sudah di titik pasrah. Ingin menjalani hari-hari terakhirnya bersama anak dan suami juga keluarga besarnya, bukan di rumah sakit yang harus bergantian menjenguk. Mama menuliskan surat cinta untukmu, Dania. Surat terakhir yang dia tulis, tiga hari sebelum kepergiannya. Tak terlalu rapi, sebab mama menulisnya dengan sedikit gemetar. Namun masih sanga
1072.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Foto Prewedding di Laci Kerja Suamiku

Foto Prewedding di Laci Kerja Suamiku

Saat mobil papa terguling dan menewaskan mama. Sebelum aku tak sadarkan diri, aku sebut nama almarhumah mama dan papa yang berada jauh di seberang sana. "Mama.... Papa.... Aku sayang kalian," ucapan terakhir yang aku ucapkan sebelum aku tak sadarkan diri. Suara itu, aku bisa mengeluarkan suara. Namun, aku tak sanggup membuka mata ini lagi. Bersambung
1063.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Goodbye Pacar

Goodbye Pacar

"Yah, kok pikir dulu. Aku kecewa loh kalau kamu nolak." "Aku minta izin paman dulu." "Iya deh iya." Bintang melihat jam tangannya yang melingkar di tangan kirinya. Jam sudah menunjukkan 5 sore. Ia sudah harus pulang sekarang. Kalau tidak ia akan dicari mama-papanya. "Sayang, aku pamit pulang ya." Rindu mengangguk. Ia mengantar Bintang sampai depan rumahnya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Perbaiki Hidup Mama!

Perbaiki Hidup Mama!

Bahkan kalau dibandingkan dengan rentenir yang selalu datang ke rumah mereka tiap bulannya, Rani jelas-jelas beranggapan kalau Papanya jauh lebih tidak punya adab. Rani mengacak-acak lemari, melempari pakaiannya, kemudian menguarkan secari kertas berisi pesan-pesan terakhir dan catatan untuk orang yang akan merawat Mamanya nanti— Surat Wasiat. Surat itu sudah Rani simpan sejak beberapa bulan terakhir untuk ‘keadaan darurat’. Tetapi karena rasa sayangnya terhadap Mama sangat lah tinggi, Rani terus saja menahan diri. Hanya saja, sepertinya kekang yang menahan perasaan di hati Rani sudah hancur.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Radit membaca surat itu dengan suara pelan: “Kara, ini hadiah terakhir dariku. Rekaman malam ketika papamu memutuskan untuk meninggalkan kamu dan mamamu selamanya. Dia bilang dia lebih memilih mati daripada jadi ayahmu. Dengarkan baik-baik. Lalu putuskan sendiri apakah kamu masih mau memanggil dia Papa. — Bayangan yang Tak Pernah Pergi.” Saat itu Kara baru saja bangun. Ia keluar rumah sambil mengucek mata, rambutnya masih acak-acakan. Begitu melihat kotak di tangan Radit, ia langsung paham.
9.8113.0K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Hey, Mama!

Hey, Mama!

Membuat gestur ucapan tanpa suara yang membuat Rio tersenyum lebar. "Mama suka."
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Pemandangan Terakhir Anakku

Pemandangan Terakhir Anakku

Apa aku harus bicara lemah lembut menyuruhnya istirahat dengan tenang di rumah Rachel? Atau aku harus mengucapkan bela sungkawa atas kepergian anjing itu? “James, surat cerai sudah kutandatangani. Pulang dan tanda tangani juga bagianmu.” Telepon hening selama beberapa detik. James menghela napas panjang, suaranya terdengar menahan kekesalan. “Vivi, anjing Rachel mati kemarin. Dia sangat sedih, aku pergi karena takut terjadi sesuatu dengannya. Aku hanya menemaninya mengobrol semalaman, kami nggak melakukan apa-apa.”
2.0K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Dia lupa kalau Sifabella dulu pernah bercerita kalau sebelum sang mama meninggal, hampir setiap hari mama dan papap bertengkar meributkan masalah sepele. Lalu Mama terkena gerd kemudian meninggal dunia. Sifabella menjulurkan lidah membalas Rossa. “Lewat sini Kak.” Pria berjas itu mempersilahkan Sifabella berdiri di depan sebuah pintu. Pria Wedding Organizer berkoordinasi dengan seseorang melalui handytalkie. Dan perasaan gugup mulai melanda Sifabella, telapak tangannya terasa basah dan dingin.
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
Go Away

Go Away

"Maafkan aku, Mama ...." Diana cepat-cepat menyeka air matanya yang mulai membasahi pipi. Ia mencoba tersenyum sendiri untuk dirinya agar tetap tenang dan tegar. Toh, semua ini sudah terlanjur, ia harus tetap melangkah dengan keputusannya ini. Seperti halnya keputusannya menjejakkan kaki ke Korsel untuk pertama kali hingga kini. Ia tetap bisa berdiri dengan jenjang, sekalipun hatinya rapuh akan angan yang tak kunjung digapai, akan angan yang harus ia relakan menyakiti perasaan Mama terlebih dahulu.
103.3K viewsOn holdAdded to Library 124 Times as the last goodbye to mama
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status