Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as lazily
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

Meng Qi yang terdengar manja Sambil menunjuk kearah dompetnya yang kosong, mereka tertawa lepas mendengar leluconnya yang menyedihkan. "Ayo, saatnya memberi makan anak kita!" ajak Xiyi tampak bersemangat. Mereka bekerja partime di berbagai Kafe dan Bar, meskipun mendapat beasiswa namun kehidupan di kota besar menuntut mereka untuk bekerja keras. Di sisi lain Wei terlihat setengah sadar akibat pengaruh minuman keras dan berjalan sempoyongan. "Mah maaf," ucap Wei lirih sambil meneguk segelas Wiski dengan mata sembab.
92.1K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as lazily
Read
+Library
LIGNEE

LIGNEE

Ujar Aldi “Belum tiba. Aku bisa memeriksanya.” “Tidak, aku ingin Sasha,” rengek Kevin “Ketika dia selesai, Sasha akan tiba, oke?” kata Kevin. “Ayo, mari kita lihat apa yang kamu dapatkan. Ayo pergi.” Sasha masuk ke dalam dan mendapati Lili sedang duduk disana. “Salam.” “Salam.” “Apa yang bisa saya bantu?” tanya Sasha. “Apakah kau istri Emir?”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as lazily
Read
+Library
Miss Lazy

Miss Lazy

Maka dari itu, dengan terpaksa Luna menyibak selimut yang menutupi seluruh badannya. Kedua kaki jenjang itu mulai berpijak diatas lantai kamar yang bercecer segala benda mulai dari plastik bekas makanan, kaos kaki, buku pelajaran, bahkan ponselnya tergelatak asal begitu saja. Ya, Luna memang bukan tipe gadis yang peduli arti kata rapi, cocok saja dengan julukannya Miss Lazy. Terlalu malas untuk melakukan apapun. Memandang penampilannya yang berantakan khas bangun tidur didepan cermin setinggi tubuhnya, sekali lagi Luna menghela nafas panjang barangkali mendapat sisa-sisa kesabaran untuk tidak tersulut.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as lazily
Read
+Library
LALI

LALI

Tak luput juga diselipkan senyuman semanis mungkin, ya meski bagi pak mandor tetap tak ada manisnya. “Jurusan apa?” Pak mandor melirik kertas yang di gelar di atas meja warung makan pinggir jalan. “Jurusan arsitek pak. Ini tugas desain rumah minimalis dengan pendinginan pasif.” Ia menjelaskan sebisa mungkin singkat dan padat. Harun paham betul pasti pak mandor mengerti seketika. Diskusi kecil pun mulai terjadi antara pak Mandor dan Harun.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as lazily
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

Berisik kaya Ibu-ibu komplek. Senyum Nila langsung terbit ketika melihat pesan dari Mas Karis. Ah, namanya Sagara Biru ya? Tbc
2.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as lazily
Read
+Library
YOU

YOU

warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as lazily
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status