Ranjang Kehidupan
Syukurlah, teman lelaki yang dimaksud Rania masih belum tidur.
“Kenapa malam-malam seperti ini telpon, Ran? Mengganggu orang main game saja!” Suara dari seberang telepon.
“Jon, kamu bisa ke sini sekarang, gak? Aku sedang ada masalah, cepat!” ujar Rania dengan suara setengah berbisik.
“Masalah apa?” tanya Joni, belum menangkap maksud Rania.
“Di halaman rumahku ada dua orang, dan sepertinya itu orang jahat, sepertinya mereka perampok!” kata Rania menjelaskan.
Hot Chapters