Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Dia makan, minum, tidur, tertawa dan menangis di dunia novel ini. Dan menyimpulkan dengan sesederhana itu sungguh membuatnya hampa, karena bagi Serish, dunia ini nyata. Senyata rasa sakit dalam ingatannya ketika dia mati di kehidupan terdahulunya. Serish memejamkan mata dengan kuat. Kepalanya kembali berdenyut nyeri saat ingatan lain muncul. Novel itu berjudul Appocalypse Roses.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Beauty in the Dark

Beauty in the Dark

ucap dokter Deepani menenangkan "Jadi, apa yg sebenarnya terjadi dengan putri saya, dokter?" tanya Cahaya gamang. "Apa kemarin ia melihat suatu cahaya yang terlalu terang, sehingga menyilaukan matanya?" tanya dokter Deepani lembut "Sepertinya tidak, dokter. Tapi, entahlah, sebab beberapa hari ini ia tidak mau saya temani," jawab Cahaya sembari memikirkan maksud dokter Deepani.
105.4K viewsOn holdAdded to Library 145 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Kenapa aku tidak bisa melihat? Aku kenapa?” Bibi tidak menjawab pertanyaan Ele melainkan terisak. Ele semakin panik karena seumur hidup ia tak pernah mendengar bibinya menangis sebelumnya. Yang ia tahu, bibinya adalah sosok yang kuat. “Dok, kenapa pengelihatanku buram? Kenapa aku tidak bisa melihat sekelilingku? Semuanya berwarna abu-abu.” “Eleanore. Kami meminta maaf sebelumnya. Kami sudah berupaya sebisa mungkin menyelamatkan indera pengelihatan Anda namun cidera akibat kecelakaan yang Anda alami sangat parah.“
106.1K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

Namun, terlalu panjang untuk diceritakan. Klaus memandang buku itu cukup lama. Buku itu memiliki sampul hitam. Benar-benar sulit jika harus dicari di kegelapan. Klaus mulai membalikkan sampul buku itu. Dengan bantuan cahaya dari tangannya, ia membaca isi dari halaman pertama. Be The Light. Tulisan itu memenuhi halaman pertama. Sepertinya, itu judul buku yang ditetapkan oleh sang penulis.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Konsentrasinya sudah habis sejak Bara menutup pintu apartemen tadi pagi. Sore hari di tengah kerinduan yang menghantui pikirannya. Ia berjalan tanpa arah di jalanan Manhattan. Lampu-lampu kota mulai menyala, aroma hujan bercampur kopi dari kedai-kedai kecil di sudut jalan. Semua ini seharusnya terasa familiar, tapi tidak ada yang mampu menenangkan pikirannya. Di persimpangan, Nara berhenti. Tangannya terulur ke dalam mantel, menggenggam ponsel erat-erat. Ia ingin mengetik pesan, tapi jari-jarinya hanya membeku di atas layar.
10721 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

Sudah lama sekali tidak bertemu dengannya terakhir kali ketika aku sebelum berangkat ke Baverley. Orang-orang mengatakan jika diriku jenius tapi dari lubuk hatiku itu tidak realistis. Hanya ambisius itulah yang ku sadari. Hidup ini terus berjalan dimana aku tidak lagi berada ditempat yang sama semuanya perlahan berubah seiring dengan berjalannya waktu hal itu berlaku untuk setiap manusia di dunia ini tidak terkecuali diriku. Sorot mata yang terpancar padaku seakan orang-orang mengisyaratkan suatu makna. Kadang dalam kepalaku terlintas suatu ide yang menakjubkan dimana aku bisa melakukan banyak hal dalam waktu singkat tanpa khawatir dengan konsekuensi yang akan menimpaku.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
A bittersweet life

A bittersweet life

Namun dia berusaha untuk positif thinking dan mencoba untuk biasa saja dengan situasi ini, mungkin dia agak sedikit syok dengan banyak mobil yang terparkir dan suara mobil yang cukup keras. Setelah sampai di lantai 4 Naya melihat anak buah Leon yang sedang menelfon seseorang, Namun Naya tidak ingin menguping, dia langsung menuju kamarnya dan berbaring, rasanya suhu badannyasekarang sedang tidak stabil dan matanya terasa begitu berat. Naya membaringkan tubuhnya di atas ranjang. *****
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Kebisuan dalam Kedalaman Air

Kebisuan dalam Kedalaman Air

"Dia cuma khilaf waktu itu, pasti dia nggak bermaksud buat menyakiti Nenek, kok." Yoga menyahut dengan penuh amarah, "Nggak usah belain dia!" "Aku sendiri yang melakukan autopsi pada jasad Nenek. Ada besi beton yang nembus perutnya sampai ke belakang. Apa orang yang punya rasa kemanusiaan tega melakukan hal sekejam itu?" "Kalau dia masih punya hati nurani, dia nggak bakal sembunyi terus kayak sekarang. Harusnya dia pulang dan menyerahkan diri!"
2.1K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Beauty and The Mafia

Beauty and The Mafia

“Apa kau sadar bahwa aku masih merasa kehilangan? Benar, selamanya. Aku akan merasa kehilangan selamanya. Ada begitu banyak hal yang berubah selama dua kurun waktu belakangan. Kau yang pergi dengan tiba-tiba dan kelahiran Beatrice yang juga tidak pernah disangka olehku.” “Aku harus mengakui bahwa kau sangat piawai dalam menciptakan miniatur dirimu sebagai hadiah terakhir. Dia berdiri di hadapanmu sekarang. Beatrice Botticelli yang bermata biru seperti laut jernih di musim panas. Rambut pirangnya juga persis kau. Ujungnya bergelombang, tetapi miliknya jauh lebih lembut dibandingkan rambutmu.”
1029.0K viewsCompletedAdded to Library 784 Times as the unbearable lightness of being
Read
+Library
Untouchable Man

Untouchable Man

Cukup membuatnya takjub. "Nggak tau deh, nggak tau. Gue juga pusing, jangan nambahin beban pikiran." Rama menggelengkan kepalanya pelan. Tubuh Naya kembali lemas. Dengan malas dia bersandar pada kursi dan kembali menatap jendela, melihat orang yang berlalu lalang dengan kendaraan mereka. Sesekali bibirnya cemberut saat melihat pasangan yang berboncengan dengan mesra.
9.9163.9K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as the unbearable lightness of being
Show Reviews (45)
Read
+Library
Callah
suuukkaaaaakkk bgt sm novel inii... light ga trll bnyk konflik... uwu2nya dapet bgt.... menghibur hatii dan bacanya nagih.....pingin trs baca smpe begadang2.... koin?? hajaarrr ajaaa.... sukses terus ya thoorr .........
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status