DIAMNYA ISTRIKU
Aku tidak mencintai wanita itu sama sekali.
"Iya, Rey. Sebenarnya kamu sangat mencintai Indah. Tapi rasa cinta kamu dipenuhi rasa cemburu. Hingga kamu tidak bisa menerima Indah. Mau kamu, Indah menjadi milik kamu satu-satunya. Tidak ada orang lain. Kamu sakit hati jika mengingat Indah pernah menikah. Faktanya, perempuan yang paling kamu cintai itu Indah. Meskipun hati kamu coba mengatakan tidak, itu hanyalah peperangan batin saja. Hati kecilmu tak bisa kamu bohongi, Rey! Apa kamu sudah bisa melepas bayangan Indah? Atau kamu masih suka memikirkannya?" tanya Ka Desi. Aku terdiam sejenak… terpikir kata-kata Kak Desi barusan. Apa benar kata dia? "Rey, kamu masih sering teringat Indah bukan? Apa