JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Pembicaraan itu semakin memanas, energi negatif memenuhi setiap kata yang diucapkan Rahma.
‘Rumah ini harus dijual, jika tak bisa dibersihkan.’
“Aku akan bertindak, Am.” Kutepuk pungguk tangannya.
“Aku khawatirnya ke kamu, Mel. Kamu percaya film layar lebar ‘Neraka Itu Nyata’ dengan bercerita soal tumbal? Orang musyrik sekutu setan, jika melakukan perjanjian selalu menganggap tumbal adalah nyawa, Mel. Tidak perduli dia saudara, dia cucu atau anak. Bahkan, semakin kentalnya darah, semakin akan jadi incaran. Paham kamu?”