Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
“Jadi, sembari menunggu penilaian dari tim juri, adik-adik kita ini bisa beristirahat sambil makan dan minum.”
Lukisan anak down sindrome di depan Widya ini belum selesai. Namun, dengan tenang ia tetap meneruskannya, menguas-nguas dan memoles-moles.
Semakin dikuas dan dipoles, tidak membuatnya jadi lebih bagus.
Akhirnya, Widya berjongkok.
“Hai, sayang..,” sapanya lembut pada sang anak down sindrom.
“Hai, tante..,” disahut anak SLB dengan ramah, menoleh sebentar, lalu teruskan melukis.
Hot Chapters