Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat di Hati yang Salah

Terjerat di Hati yang Salah

tanya Adiaz sembari tersenyum. “Tidak apa-apa. Rasanya aku benar-benar tidak ingin apa-apa lagi. Ya, aku tidak punya permintaan apa pun lagi pada Tuhan, karena sudah bersamamu. " Rupanya kata-kata itulah yang menjadi awal dari segalanya. Tuhan marah, karena Mentari berbicara dengan sombong, bahwa ia tidak memerlukan apa-apa lagi dari-Nya. Adiaz hanya tertawa kecil. Dia mengusap puncak kepala Mentari dengan lembut, “Jangan berkata seperti itu, wajahmu tambah cantik. Hahaha." Tawanya begitu renyah dan memikat.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

"Baik, Tuan. Saya akan kembali bekerja setelah suami saya sudah diperbolehkan pulang." "Bagus." Ardan mengangguk puas. "Kalau begitu saya pulang dulu. Kabari saya kapanpun jika terjadi sesuatu." "Terima kasih banyak, Tuan. Tapi saya tidak ingin merepotkan Anda." "Apa kamu masih menganggap saya orang lain?" "Tuan, Anda--" "Saya tidak butuh alasan. Yang saya butuhkan hanya kamu. Apapun itu, saya suka jika kamu mengandalkan saya."
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

“Aku mau banget berhenti, tapi tidak terkadang sulit. Aku tidak ingin mengecewakan Adrian. Adrian anak laki-laki satu-satunya di keluarga Huang.” “Tapi anak adalah anugerah. Titipan dari Tuhan. Dan otoritas itu cuma Tuhan yang bisa tentukan.” Ponsel Elara tiba-tiba bergetar. Sebuah pesan muncul. Pesan pendek tapi penuh perhatian. “El, apa kamu baik-baik saja?”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Adika bertanya dengan ekspresi datar, “Maksud Master, aku ganggu latihan Sahana?” Shanti tidak membantah. Keheningan pun melanda kedua orang itu. Setelah sesaat, Adika baru berkata, “Ada sesuatu yang selalu ganggu pikiranku. Master seharusnya juga tahu. Kebetulan, ada Master hari ini. Aku mau minta Master pecahkan kebingungan ini.” Shanti tidak menolak. “Silakan katakan, Pangeran.” “Aku pernah baca buku yang bilang, Tuhan hanya menolong mereka yang berjodoh. Menurutmu, apa Tuhan Buddha bisa menolong orang sepertiku?”
9.3258.2K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as tiada tuhan selain
Show Reviews (46)
Read
+Library
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Read All Reviews
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

"Ustadz, saya tidak mengerti." "Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara semua dan semua yang di bawah tanah. Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka dia tahu rahasia dan yang lebih tersembunyi. Itu tercantum dalam Quran Surah Taha, ayat enam hingga tujuh..." Prana mengangguk, dia seakan menemukan benang merah dari semua ini. Ternyata tidak hanya Budha dan Hindu, bahkan Islam juga mengakui adanya kehidupan lain di zona "Bawah Tanah".
3.6K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Aku menggeleng. “Tuhanku sudah mati,” ujarku. Tara tertawa sumbang. “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Tuhan kita begitu Maha Segalanya, kenapa dia bisa mati kalau dia disebut Tuhan?” “Kalau Tuhan tidak mati, dia tidak akan membiarkan makhluk–Nya tercerai berai menjadi hamburger di jalanan,” ujarku lagi, aku meremas tanganku sendiri, sedikit gemetar
2.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

"Iya, kamu adalah adikku, Dahayu. Apakah kamu tidak ingat denganku? Semua orang mengatakan bahwa kamu sudah mati, tapi aku percaya selama jasadku tidak ditemukan kamu masih hidup. Aku sudah mencarimu selama bertahun-tahun, dan sekarang aku benar-benar percaya bahwa keyakinanku benar. Tak heran jika kamu mewarisi bakat ibu, kamu pandai bermain musik, kamu parfumer andal, kamu juga sangat cantik seperti ibu. Bodoh sekali, aku hampir saja ingin merebutmu dari Aksa dan menikahimu." Satya terkekeh, rasanya malu sendiri ketika ingat dia menyukai adik kandungnya sendiri. Sementara Dahayu tak menganggap itu lucu, dia masih tampak linglung dengan status barunya ini. Sejak kecil dia tidak pernah meras
103.7K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

"Walau kami berbeda?" Azizah menganggukkan kepalanya, "asal satu hal yang harus kamu tahu, Zey. Melangitkan nama seorang hamba, kemungkinannya hanya dua. Satu doa kamu terkabul dan kamu hidup bahagia dengan orang itu. Kedua, sebaliknya doa kamu tidak terkabul dan kamu di sanding dengan pria yang memang sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Dan ingat satu lagi, Zeyna. Semua yang terjadi adalah yang terbaik atas pilihan Allah untuk hambanya." ucap Azizah. "Apa bunda melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Sayyidah Zainab untuk mendapatkan cintanya kembali?" tanya Zeyna.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
KETIKA AKU SELINGKUH

KETIKA AKU SELINGKUH

Padangan Mutia menerwang juah. "Jika kamu meniatkan pernikahan kamu untuk ibadah. Harusnya kamu tidak memilih berpisah." Belum sempat Lidya menyela Mutia kembali berucap. "Tapi ibu juga tidak memaksa kamu untuk bertahan, Nak." Wajah Lidya yang sempat ingin protes kembali tenang. "Allah itu tidak akan menanyakan apa yang makhluk lain lakukan padamu. Tapi Allah akan menanyakan apa yang kamu lakukan pada makluk lain." Mutia menjeda ucapannya.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
 RITUAL GUNUNG KEMUKUS

RITUAL GUNUNG KEMUKUS

seru Parman yang kaget. Kiai beranjak menghampiri Parman lalu tangan kanannya dijulurkan di atas gedebog. Pria sepuh tersebut menggerakkan tangan seperti mengusap dari atas ke bawah. “Laa haula wa laa quwwata illa billah.” Kiai berucap lirih sebanyak tiga kali. Pria sepuh tersebut menoleh ke arah Parman lalu berkata,” Tiada daya dan kekuatan selain dari Allah SWT.”
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as tiada tuhan selain
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status