Setelah Bapak Tiada
"Nggak apa-apa, Sayang. Jodoh, maut, dan rezeki ... sudah ada takarannya masing-masing. Memiliki anak itu adalah rezeki. Tandanya kalian belum pantas menjadi orang tua. Allah Maha Mengetahui, Nak. Artinya Allah menilai bahwa kalian belum pantas untuk dititipi amanah. Maka teruslah belajar, teruslah berproses untuk menjadi pantas."
Sejuk menyelinap sampai ke dasar hati. Perkataan Ibu membuat aku jauh lebih tenang. Andaikan semua orang punya pemikiran luas seperti Ibu, tentunya tidak akan terjadi perundungan terhadap pejuang garis dua.
"Kami udah periksa beberapa kali, Bu," timbrung Bang Farid. "Hasilnya bagus, enggak ada masalah apa pun."
Sikat na Kabanata