Terjebak Mantra!
“Masih, Nai. Moter bangsat itu sepertinya mempunyai kesabaran yang luar biasa. Hampir tiga jam moter itu mengikuti kita, bahkan lebih. Lihatlah, sekarang pukul dua dini hari, dan moter masih sangat berniat sekali. Aku hampir saja mengahabiskan sisa-sisa sabarku!”
“Tenang, Karfan! Sabar adalah jalan kunci dan kita akan mendapatkan kemenangan di kemudian hari. Kita tidak akan mendapatkan masalah yang akan membuat hidup kita menjadi lebih murung lagi. Untuk beberapa waktu ke depan kita akan baik-baik saja!” Nai memberikan nasihat kepada Karfan. Dari sini terlihat bahwa Nai lebih dewasa dari Karfan, baik dalam ucapan atau pun tindakan.