Mirror : Death Note
tanya Regi lalu mengambil ponselnya di saku jaket yang ia letakkan di samping.
"Belum lah. Kan cuma kamu yang sering ke rumah." Aku kembali meneguk susu yang masih hangat buatan ku tadi. Melirik Regi yang sepertinya hendak menunjukkan sesuatu.
"Nah, ini. Foto kami semua, versi lengkapnya," kata Regi menyodorkan padaku. Posisi dudukku dan dia yang agak berjauhan, membuatku mendekat. "Ini Iqbal nih, jaman kuliah. Masih kurus, melar badannya," kata Regi. Iqbal sekarang dengan saat kuliah dulu memang sedikit berbeda. Dulu dia masih kurus, sementara sekarang badannya lebih berisi, bukan gendut, justru berotot. Karena dia rajin fitnes.
Hot Chapters