Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Akar kecil muncul, membelit boneka sampai hancur. Hening. Hanya napas terengah-engah. Phi San tertawa kecil terlambat. “Ha… ha… kita… menang?” Jien Jing mengelap keringat. “Baru awal.” Tye Luu menunduk, menatap tanda yang tadi ia lempar. “Tiga titik terlalu dekat. Lain kali bisa meledak di wajahku.” “Betulkan jadi segitiga sama sisi,” ujar Qu Cing datar. “Kau benar di pilihan tanda, salah di jarak.”
108.7K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as titik kecil
Show Reviews (6)
Read
+Library
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Read All Reviews
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Sera berkata dengan marah, "Kata siapa dia jelek?" “Warnanya kuning dan pucat, seperti tikus kecil. Kurasa tidak pantas dipanggil Beras Ketan Kecil, tetapi tikus kecil.” Deon mengulurkan tangan untuk menggendongnya, “Kau jangan menggendongnya terlalu lama, lukamu masih belum sembuh."
9.85.3M viewsCompletedAdded to Library 205.9K Times as titik kecil
Show Reviews (2060)
Read
+Library
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Read All Reviews
Little Secret

Little Secret

jawab Rafael singkat, tatapannya dingin dan tak banyak memberikan informasi. Rafael mengambil kotak itu dari tangan Timothy, kemudian masuk ke dalam unit apartemen Gruzeline. Ia memasang beberapa benda kecil di dalam kamar, kamar mandi, dan walk-in closet. Timothy yang menunggu di luar semakin curiga melihat gerak-gerik Rafael. Ia melihat sekilas benda kecil yang dibawa Rafael—kamera-kamera mini yang teramat canggih. Rafael kembali keluar, meninggalkan unit apartemen Gruzeline. "Rafael, sebenarnya, apa yang kau lakukan?" tanya Timothy, keingintahuannya tak tertahankan.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as titik kecil
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Alfi tersenyum riang. Megumi dan Kartika pun tersenyum membalas senyuman Alfi. “Syukurlah.” Kata Megumi senang. “Tunggu, apa itu?” Potong Kartika menunjuk kotak kecil yang tergeletak tidak jauh dari mereka. Kartika pun mengambil benda itu. Benda itu berbentuk kotak kecil seukuran kotak korek api bewarna coklat dengan layar kecil ditengahnya.
916.0K viewsOn holdAdded to Library 335 Times as titik kecil
Read
+Library
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

“Blaaaaaaaar...!” Batu-batu kerikil itu hancur dan serbuknya menyebar ke mana-mana. “He.. He.. He..!” Hanya tawa kecil itu yang terdengar dari mulut lelaki berpakaian compang camping, kemudian ia kembali mengebuk tongkatnya yang kali ini sasarannya adalah sebuah batu besar. “Wuuuuuus...!”
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 655 Times as titik kecil
Read
+Library
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Ggrrrkkk Gggrrrrkkkkk Nafas laila naik turun, keringat dingin mulai muncul dengan dentam jantungnya menyerupai genderang perang. Di atas celah atap dapur terdapat ventilasi yang berupa lubang kecil seukuran batu bata yang sengaja di buat. "Astagfirullah, Ya Allah ...."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as titik kecil
Read
+Library
Ikatan Darah dan Giok Anora

Ikatan Darah dan Giok Anora

Tok. Ada yang mengetuk jendela kamar Ink yang tertutup gorden. Pelan. Ritmis. Tiga kali. Seperti kode. Ink menatap jendela dengan tatapan tajam, tubuh kucingnya menegang. "Jangan buka," perintah Ink. Ketukan itu berhenti. Sunyi. Hingga tiba-tiba sesuatu diselipkan dari bawah pintu. Kertas kecil—hanya berisi satu kalimat: "Berhati-hatilah~"
1.1K viewsCompletedAdded to Library 23 Times as titik kecil
Read
+Library
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Titt Ia menghentikan mobilnya di pinggir jalan, ia juga mengerem dengan sangat mendadak hingga membuat kepalaku terbentur. "Kamu juga butuh kebahagiaan, bukan cuman Esa! Kamu juga butuh diperhatikan bukan cuman Esa! Kamu juga butuh dilindungi, diberikan kebaikan, diberikan kejutan dan diberikan hadiah, bukan cuman Esa! Cukup Deb! Cukup untuk segalanya. Cukup terus memperhatikan Esa sampai lupa memperhatikan diri sendiri. Cukup memikirkan kebahagiaan Esa sampai lupa pada kebahagiaan diri sendiri. Kamu tuh egois! Terlalu memikirkan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri! Hidup tuh harus adil. Kamu juga manusia yang butuh kebahagiaan. Apa wajar, selama ini kamu terus membahagiakan Esa t
106.9K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as titik kecil
Read
+Library
DITIKUNG TETANGGA

DITIKUNG TETANGGA

🏵️🏵️🏵️ Sekarang aku ingat kalau nama yang Raka sebut tadi adalah tetangga masa kecilku. Apa mungkin orang yang sama? Saat SD kelas enam, tetanggaku tersebut mengaku pindah ke luar kota karena papinya mendirikan perusahaan di sana. Mereka akhirnya menjual rumah yang sekarang ditempati Tania—sahabat karibku.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as titik kecil
Read
+Library
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Pipi mungil Nila masih basah oleh air mata, bibir kecilnya mengerucut seperti sedang menahan mimpi buruk. Di atas kepala Tina, angka hijau itu terus berdetak. 1.208. Sekarang 1.175. Angka kecil yang menyusut perlahan, tepinya semakin kuning pudar seperti daun yang mulai layu di musim kemarau. “Tin,” kata Wandi perlahan, suaranya hampir hilang di antara isak tangis Nila. “Aku hanya minta satu hal.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as titik kecil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status