Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Terlihat dari sikapnya, juga tutur bahasanya (yang banyangin Bang Oar, bayangin aja suami masing-masing). Waktu di nakas sudah merujuk ke angka tiga. Menu yang sudah meninggalkan tetes embun kini di hidangkan oleh Bang Oar. Ia menjamu dengan sangat gesit, penuh empati, membuatku diam-diam berdecak kagum. "Maaf, menunya dadakan." Katanya. "Enggak papa, Om. Imel yang ngerepotin." "Hasim teman, juga adik. Jadi santai saja." Tutupnya, lalu kami memulai niat, dan larut dalam aktifitas baru.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Dari Pengkhianatan jadi Nikah Dadakan

Dari Pengkhianatan jadi Nikah Dadakan

jawab Emily terlihat sangat senang. Alaric terkejut mendengar jawaban Emily. Kenapa Gio yang diminta manjat, bukannya dia sebagai suami. “Emi pengen makan rujak, jadi tadi pelayan juga bikinin sambalnya. Sini duduk bareng dan cobain rujaknya!” ajak Mia. Alaric melihat mangga muda yang sedang dipotong Mia, mencium bau mangganya saja sudah membuat air liurnya memenuhi rongga mulut.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Terjerat dendam pernikahan

Terjerat dendam pernikahan

Alis pemilik netra kelabu itu menyerngit. "Ada apa ya kak Emi?" "Bisakah kamu memasak untuk Tuan Reyzain. Dia tidak bisa asal sembarangan makan. Sepertinya dia begitu minat dengan masakanmu waktu itu." "Tapi aku tidak membawa peralatan makanan. Dan apakah Rey mau menunggu lama?" tanyanya penasaran. Emily memandang pergelangan tangannya. "Sepertinya waktunya cukup untuk memasak omelet gulung. Tapi sausnya harus original. Kebetulan kemarin masih ada sisa tomat di lemari pendingin. Bisakah?"
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Perkataan Tetangga yang Kadang Ada Benarnya

Perkataan Tetangga yang Kadang Ada Benarnya

Di meja makan, tampak berbagai macam makanan terhidang, ada ayam panggang, goreng, sayur sop, telur balado, tempe tahu, dan beraneka menu lainnya. Kami semua duduk di meja makan. “Ini semua Umi dan Meisa yang masak lo! Semoga kalian suka,” ucap Umi memandang kami. “Jangan dengar, Rei. Semua ini, Umi yang masak sendiri, “ terang Umi.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

Tidak mampu, bukan tidak tahu. “Bikin pesawat? Mana?” “Itu!” Emyr menunjuk tumpukan mainannya yang berserak. “Oh. Pintar.” Mas Harsa menoleh pada arah yang Emyr tunjuk. “Sudah makan?” tanyanya lagi. “Sudah.” “Pakai apa?” “Pakai sayur sama ikan.” “Wah, pintar makan sayur sama ikan. Enak?”
9.9370.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.8K kali sebagai today's menu for the emiya family
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Baca Semua Ulasan
Istri Pengganti untuk Tuan Arogan

Istri Pengganti untuk Tuan Arogan

Di sebuah resto ternama di pusat kota, terlihat Alif bersama Dira dan kedua orang tuanya tengah menikmati makan siang bersama. Aneka hidangan sudah tersaji di atas meja. Sengaja Emran yang memesan hampir semua menu di restoran tersebut agar Dira bisa memilih makanan mana yang ia suka. “Yah, ini banyak banget. Kan yang makan cuman kita berempat,” protes Alif. “Ayah gak mesan buat kamu, tapi buat Dira dan calon cucu Ayah.”
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 702 kali sebagai today's menu for the emiya family
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Aira Tsuraya
Hai, ada cerita baru tentang adiknya Alif, nih. Cuss, kepoin ceritanya di sini. Judul : JATUH DI PELUKAN PAK DOSEN KILLER. jangan lupa juga mampir di TERPERANGKAP HASRAT ANAK TIRIKU, dijamin ceritanya bikin kepanasan.
Dayun Pertiwi
Rasanya seperti nostalgia, udah ngikutin kisah percintaan Emran orang tua Alif sampai orang tua Rayhan. Apakah novel ini juga akan menceritakan kisah percintaan teman-teman Alif sama seperti sebelumnya? semoga saja iya. sehat selalu mbak, gak sabar menunggu karya terbaikmu 🫶
Baca Semua Ulasan
Lelaki Penyembuh Luka

Lelaki Penyembuh Luka

“Suamiku, aku lapar.” “Mau makan apa, aku suruh orang pergi beli.” Emilio menjawab. “Bubur daging.” Elijah menjawab. “Masakan kamu.” Emilio tersenyum lembut, lalu mengangguk. “Baik, aku pulang masak bubur untukmu. Suruh perawat temani kamu, baik-baik ya?” “Uhm,” Elijah menjawabnya dengan lemas, berbalik badan, lalu memejamkan mata dengan sedikit kelelahan.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

omel Hana sambil bangun dari sofa dan ikut Emy ke meja kecil di sudut bilik. Emy terus susun kopi dan kuih atas meja. “Kita minum petang,” umum Emylia dengan gaya bossy. Hana duduk semula, jeling bekalan atas meja. “Takkan kuih je? Takde nasi beriani ke, nasi ayam penyet ke?” perli Hana, tangan dah mula capai tart nenas. Emy duduk bersilang kaki depan Hana, capai kopi dan straw.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

"Terima kasih, ibu." “Aku sudah memasak makan malam untukmu, ayo kita makan bersama,” kata Emilia. Isabella menoleh ke meja makan, di sana sudah tersaji spaghetti Bolognese yang terlihat lezat. Meski sebelumnya Isabella sudah makan malam di rumah Elena, tapi Isabella tidak mungkin menolak ajakan makan malam ibunya— yang sudah repot-repot memasak untuknya. Baiklah, lagipula Isabella sepertinya masih sanggup untuk makan ronde kedua.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

ujar Yeona sambil menopang dagu menunggu putranya makan siang. “Bener, Ma?” mata sipit keturunan dari Korea Selatan itu melebar. Terpancar di matanya berharap ingin bertemu seorang Papa karna dari bayi dia belum mencium aroma, Papa. Dengan lahap Emilio menyantap makanan. Di meja makan yang penuh dengan lauk pauk komplit beserta sayur, Emilio lebih memilih makan nasi goreng kesukaannya. Mulut mungilnya terbuka lebar untuk memasukkan sesendok penuh nasi goreng supaya cepat habis.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai today's menu for the emiya family
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status