Reinkarnasi Sang Dewa Perang
Di tengah aula, bola kristal besar melayang, memproyeksikan pertarungan sengit antara Arjuna dan Ragnar.
Zeus berdiri di pusat aula dengan tongkat petirnya, memandang bola kristal dengan mata tajam. Di sekelilingnya, para dewa dari berbagai mitologi duduk di singgasana masing-masing, membentuk lingkaran kekuatan yang menakutkan. Di antara mereka, seorang pria tua berperawakan sederhana, dengan sorot mata yang dalam dan penuh kebijaksanaan, berdiri di pinggir aula. Ia adalah Semar, dewa pelindung Indonesia.
**“Arjuna menang,”** ujar Zeus dengan nada datar. **“Namun, ini baru permulaan. Sven masih hidup, dan ancamannya semakin besar.”**
Bab Populer