Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Dengan sekali sentuh, Tika sudah berada dalam posisi tengkurep. "Kamu akan saya urut punggungnya. Tahan ya, tidak boleh mengaduh karena kamu jatuh karena kamu sengajakan jatuh untuk mendapatkan perhatian majikan kamu, ya kan?" Tika mendelik kaget. Dari mana nenek yang tengah mengurutnya ini tahu apa yang ia lakukan? Apakah nenek ini adalah dukun?
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Help Me

Help Me

Roberth menyerahkan sebuah cangkir dengan isi yang sama seperti tempo lalu, sesuai dugaan itu adalah teh cornelian cherry. Violence menerima cangkir itu dan segera meminum isinya tanpa memikirkan hal lain. Tak disangka, rasanya manis sedikit asam dan begitu enak. Melihat Violence yang tampak menikmati isi cangkir yang diberikan padanya, Roberth tersenyum tipis. "Maafkan Amber karena memaksamu untuk memakan daging di bagian itu, rasanya memang tidak enak" Roberth mengejek gadis muda yang berada tak jauh darinya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Between You and Me

Between You and Me

Dia sedang memakai dress selutut, posisi ini tentu saja membuat pahanya terekspose! Abira menjilat bibirnya sendiri sambil terus menatap Yumna. "Ssshh,,, gerakan kamu bikin saya tegang, saya yakin kamu pasti handal banget soal urusan goyang di ranjang. Teriak saja, kamu pikir saya takut? Kamu yang menggoda saya dengan duduk di atas pangkuan saya." Satu tangan Abira masih mencekal tangan Yumna, satu tangannya lagi dia gunakan untuk menyusuri paha Yumna lalu masuk ke dalam dress gadis itu dan berhenti tepat di panggang mulus Yumna.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Don't Touch Me, Prince!

Don't Touch Me, Prince!

Zara berusaha menarik tangan nya dari Arzan, tapi hasilnya nihil. Arzan membawa tangan Zara untuk mengelus dadanya hingga ke perutnya. "Gimana rasanya?" "Arzan, please lepasin tangan gue" ucap Zara. "Gue nggak kuat untuk sentuh badan lo lagi" lanjutnya dalam hati. "Tadi lo berani banget sentuh badan gue. Gue dah kasih kesempatan, tapi lo nggak mau."
580 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Sentuhan Tiga Pria Yang Memanjakanku

Sentuhan Tiga Pria Yang Memanjakanku

Sentuhan itu ringan, hampir seperti bisikan kulit, namun meninggalkan jejak elektrik yang membakar. "Aku punya orang-orang yang bisa melakukannya, hm?" Suara Devan memberat dan parau. Seiring jemari itu turun dan berhenti tepat di ranum bibir Renata. Renata tersentak. Sebelum ujung jari itu benar-benar menyentuh, ia buru-buru menggeleng kecil. Sebuah gerakan menghindar yang halus namun tegas, memutus arus gairah yang nyaris tak terkendali pada Devan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

"Sekarang pijat pahaku!" Rania menelan saliva dan mengangguk. Perlahan ia memasukkan tangannya dan ia bersyukur tidak salah pegang, yang ia pegang benar paha Lucas, paha telanjang, pria itu tidak memakai apa-apa di bawah sana. Rania terus menenangkan dirinya sambil mulai menekan paha Lucas memijatinya. "Ah, pijatanmu enak," desah Lucas yang membuat Rania tersipu dan salah tingkah sendiri.
9.9249.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

“Kau mau lihat apa?” “Apa saja.” Axel memilih chanel yang menyiarkan film action dengan alur tembak menembak. Mereka melihat acara itu dalam hening. Axel sangat canggung, dengan posisi yang sedekat ini dengan Shea. Apalagi dia sampai bisa mencium aroma wangi dari rambut Shea. "Kenapa kau tidak menggodaku lagi sekarang?" tanya Shea sambil sedikit menolehkan kepalanya, menatap Axel.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Kata Melisa tanpa basa basi sambil mengeluarkan asap rokok ke wajah Intan. Darah Intan mendidih tapi masih mematung menatap tajam wajah Melisa. "Mau apa?" ucap ketus Intan. "Aku mau lihat seberapa besar, seberapa kenyal payudaramu!" Jawab Melisa sambil memeras salah satu payudara Intan. Intan meringis kesakitan, nyeri luar biasa payudaranya diremas, kuku panjang Melisa seperti menancam di kulit dadanya.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Touch Me, Bodyguard

Touch Me, Bodyguard

"DIAM, AKU SUDAH BILANG DIAM YA DIAM MASIH AJA MENGEYEL! APA KAU GILA KALAU AKU BILANG SAMA PAPA LEO JELAS AKU AKAN DIDEPAK MENJADI ANAKNYA LAGI. SEKARANG AKU MINTA KAMU LEPAS MILIKMU LAGI DAN AKU TIDAK INGIN KAMU BANYAK BICARA, SEKARANG TOUCH ME BODYGUARD, TOUCH ME!" Tirta yang cukup begitu lama melakukannya karena masih mengambilkan dimana sangat kaku mengarahkan perempuan itu jelas mengarahkan dimana untuk tidak ingin semakin menunggu langsung mendorong sangat kuat hingga benar-benar di atas ranjang mereka berdua, Bening yang sudah terbiasa mengarahkan dimana tangannya cukup terampil hingga hanya hitungan detik saja busana yang dikenakan Tirta benar-benar lepas dan memberikan sebuah sensa
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Renshu!

Sentuh Aku, Renshu!

Salep ajaib buatan Meilin itu memang langsung meredam rasa perih yang membakar dagingnya, namun sensasi gesekan pelan dari ibu jari Renshu di telapak tangannya justru memicu kobaran api yang sama sekali berbeda. ​Ibu jari pria itu mengusap lembut, memutar pelan untuk memastikan salepnya meresap ke dalam luka robek di telapak tangan sang Putri. Kekasaran kulit kapalan Renshu yang bergesekan dengan kulit porselen Liying yang sensitif menciptakan aliran listrik imajiner yang menyengat saraf Liying. Udara malam yang sedingin es mendadak terasa gerah. Panas yang aneh merayap perlahan dari ujung jari Liying, naik ke lengan, dan berpusat dengan berdebar di perut bawahnya. ​Hanya dari sentuhan jari
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai touch me tease me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status