SANG PENANTANG WURAKE
tambahku, mumpung masih momen untuk mencari tahu kebenarannya.
"Hah... tidak taulah kami ini, Bary."
Zarima memperdengarkan bunyi nafasnya. Sebelum menyahut pun, dia lebih dulu mendesah berat. Jelas itu adalah gambaran tekanan mental.
"Aku itu sebenarnya antara sedih, marah, dan putus asa, Bary," katanya lagi. "Kau tahu, sudah sedari awal kasian aku ini paksakan diri mengalah."