Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

“Itu adalah mantra yang digunakan untuk mengetahui kondisi suatu lokasi, jarak jauh.” Di sana, pada sebuah bingkai kayu coklat, ukuran 20x202, tergambar semut sedang menggunakan teleskop, menggunakan kursi sebagai pijakan. Aneh sekali, kan? Aku juga masih bingung bagaimana arti semut menggunakan teleskop bisa sampai dihubungkan dengan mengetahui kondisi jarak jauh. “Kamu pasti bingung.” Tebaknya.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as tranquility
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

“Mungkin.” Hening kembali mengisi celah di antara mereka. Tapi kali ini, itu bukan hening yang canggung. Itu adalah hening yang berbicara. Seolah ada sesuatu yang tersampaikan tanpa harus diucapkan. Dan saat akhirnya matahari benar-benar tenggelam di balik horizon, Alana tahu satu hal. Alfa bukan sekadar dingin. Ia adalah teka-teki yang bahkan dirinya sendiri belum bisa pecahkan.
931 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as tranquility
Read
+Library
PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

Tempat di mana semuanya berakhir, di mana Bhama meninggalkannya selamanya dan keduanya terpisah oleh dunia yang berbeda. Angin berembus kencang, menggoyangkan rumpun bambu di sisi kanan tebing. Suara batang-batang bambu yang saling berbenturan dan menggesek menciptakan harmoni alam luar biasa, diiringi desau daun-daunnya yang berbisik, dan gemuruh air sungai di bawah jembatan. Suaranya begitu candu, meski kini suara itu membawa trauma dan kesedihan.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tranquility
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Laki-laki itu sampai menekan tubuh Sena ke dinding kolam agar lebih tenang. Napas Sena tersengal-sengal. Tangannya melingkari leher Quin dengan kencang. Sama sekali tidak sadar jika tubuhnya begitu rapat dengan tubuh Quin. “Tarik napas pelan-pelan.” Sena menurut. Dia menarik napas dan membuangnya melalui mulut selama beberapa kali sampai napasnya mulai stabil. Begitu dia sudah tenang, tidak lantas Sena melepaskan rangkulan tangannya. Dia tetap masih takut. Tidak peduli meski kini tubuhnya begitu dekat dengan Quin. Yang terpenting dia tidak tenggelam.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as tranquility
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

teriak Ara nyaring dari rumah berlantai dua itu. Setelah perpisahan yang jauh dari kata manis itu, secara perlahan senyuman yang merekah sedari tadi layu dan merenggut segala keceriaan dari wajah seorang Raditya Arya Permana. Helaan nafas panjang lolos dari bibirnya seakan tadi adalah perpisahan yang teramat berat untuknya. ✨
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as tranquility
Read
+Library
Kelahiran Kembali

Kelahiran Kembali

“Master, tenang dulu pasti ada jalan keluarnya.” Memelototi, melampiaskan amarah, “Bagaimana bisa tenang! Kamu tahu, racun ini tidak keluar. Sudah minum obat penawar tidak hilang, berkurang sedikit pun tidak. Itu tandanya, masih di dalam perutku!”
9.7112.1K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as tranquility
Show Reviews (69)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Er_zhi.zhii
Izin promosi kak Yang suka dengan cerita reinkarnasi bisa mampir dicerita aku 'Menentang Dunia' Seorang reinkarnasi terakhir Dewi Es Yiren yang berjuang merebut kembali hak miliknya di Alam Dewa, dan menghukum Si pengkhianat yang menyebabkan peperangan antara Dewa dan Iblis.
Read All Reviews
Euforia

Euforia

Flashback Sebelum Eiden naik ke atas pohon, matanya fokus pada sesuatu yang berkilau diantara semak-semak, didekatinya semak itu dan menyingkirkan beberapa helai daun. Ternyata yang ditemukannya ada sebuah kalung berbandul kelinci, Eiden mengernyit. Kalung siapa? Diliriknya kanan dan kiri, namun tak kunjung menemukan seseorang selain dirinya disini. Ia kembali menatap kalung itu, Eiden pikir sebaiknya ia simpan saja siapa tahu nanti akan ketemu dengan pemilik kalung tersebut.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as tranquility
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Ok, deh. Jangan mandi lama-lama ya, An.” Aku akhirnya selesai mandi, kami lekas pergi meninggalkan kosan. “An, berhenti dulu sebentar!” Ucap Ribka. “Kenapa, Rib? Kamu merasa lelah, ya?" "Lari santai saja!" “Baiklah, kita istirahat saja dulu.” Ucap ku. “Ya, An, kita istirahat dekat pohon itu saja biar bisa bersantai.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as tranquility
Read
+Library
Cinta Dalam Keheningan

Cinta Dalam Keheningan

Di atas kertas surat berwarna putih dengan sedikit corak merah muda hanya tertulis dua baris kalimat. [ Aku pergi. ] [ Semoga kamu bebas, semoga kamu bahagia. ] Aria menunduk, membaca dua baris kalimat itu berulang kali, lalu dengan pelan melipatnya dan menyimpannya di saku bajunya. .... Setahun lebih kemudian. "Kamera ikut aku. Selamat datang di siaran langsung kami! Hari ini adalah acara peresmian cabang ketiga Restoran Ariel! Mari kita sambut sang pemilik, Bu Aria!"
7.1K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as tranquility
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

tanyaku pada diri sendiri sebelum kembali menghela napas. “Tuhan, bantulah aku.” Aku berdoa dalam hati sambil memejamkan kedua mataku.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as tranquility
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status