Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

“Selamat ya, usia kandungan Bu Marsha sudah masuk minggu kedelapan. Detak jantung janinnya sudah bisa didengar.” Arnold dan Marsha menatap layar USG. Sebuah titik kecil tampak di sana, berdenyut cepat. “Suara deg-deg itu jantungnya?” tanya Arnold takjub. “Betul,” seru Dokter Liana. “Sekitar seratus enam puluh detakan per menit. Normal dan sehat.” Marsha menitikkan air mata. “Aku masih nggak percaya ada makhluk kecil tumbuh di tubuhku.”
10872 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

"Tunggu di sini saja, sebentar lagi selesai." Mark seperti tidak sabar ingin memutus semua hubungan denganku. Dia melangkah cepat dan segera menghilang setelah membuka pintu. Aku duduk lemas di sofa. Di kantor yang sunyi sampai terasa menakutkan ini, aku teringat ucapan dokter. Leukemia stadium akhir, mungkin tidak ada kesempatan untuk transplantasi sumsum tulang belakang. Aku menghela napas, menatap pintu tempat Mark menghilang tadi. Mungkin dia memang tidak pernah peduli.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Tabib Cantik Milik Pangeran

Tabib Cantik Milik Pangeran

“Apakah Anda yakin akar itu tumbuh di sana?” “Akar Tieh-Lan menyukai tanah yang tak pernah tersentuh cahaya. Ia tumbuh di antara batu-batu lembab, dikelilingi jamur hitam dan lumut tua. Hanya mekar satu malam di setiap pergantian bulan.” Sua menarik napas dalam, menyadari betapa berat medan yang akan mereka hadapi. Tapi ia tidak mundur. “Kalau begitu,” katanya dengan suara datar, “mari kita mulai perjalanan ini sebelum bulan naik terlalu tinggi.”
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai tumbuhlah
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Seraya memberikan foto keluarga beserta foto rumah mewahnya. Pak Haji Burhan mulai mengamati satu persatu. Seraya mengangguk pelan. "Di keluarga kami ada istilah Tumbal Pengantin, setiap istri pertama anak laki-laki pasti akan mati, dan itu terjadi pada mendiang istri pertama saya dulu," ungkap Edwin.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

Cahaya yang terlihat hanyalah sebuah api temaram dari balik dinding bambu. Saking temaramnya keadaan, Tumanggala tidak dapat melihat jelas bentuk rumah itu. Ketika melihat ke sekeliling, batas pandangannya hanya sejauh dua-tiga depa. Selebihnya buram. "Iya," jawab Citrakara. Dari mulutnya mengepul uap putih. "Ayo kita turun."
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

KUBALAS LUKA YANG KAU TOREHKAN

“Ma, Mama boleh bentak-bentak aku. Mama boleh marah bahkan memukul. Tapi jangan minta aku misahin Adam dan Bundanya. Sudah cukup anak mama ini menjadi orang jahat. Sampai mati pun aku gak akan melakukannya Ma. Aku bahkan akan bersujud di kaki Ayla untuk meraih maafnya.” “Dasar keras kepala. Pikirkan ini baik-baik Ben. Kamu mau hak asuh atas Adam atau selamanya kamu akan kehilangan anak itu. Cuma Adam harapan Mama. Kamu bisa liat Zia kan? Anak kamu itu sekarat.” “Ma, tolong jaga ucapan Mama. Zia pasti akan sembuh. Adam akan memberikan donor sumsum tulang belakang untuk Zia.” “Lucu sekali kalian. Setelah menjadi sangat kejam, sekarang kalian meminta kerendahan hati Ayla untuk membiarkan putran
38.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Dia tertawa girang seperti anak kecil yang mendapat hadiah. Aku berdiri di bawah sinar matahari yang cerah, sementara dia berdiri di sisiku. Jalan penuh lumpur di masa lalu kini telah berubah menjadi jalan setapak yang penuh dengan bunga. Mungkin sekarang waktunya bagiku untuk melangkah maju dengan berani. Epilog tentang Edrick Pertama kali aku bertemu Laras adalah sehari setelah aku mengetahui identitasku sebagai anak dari Keluarga Santoso.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Srraakkkkk Ssrraaakkkk Suara langkah berat mendekat, reflek Bu Mala langsung mencari tempat bersembunyi dan masuk ke antara celah antara sebuah pohon besar yang mempunyai banyak akar besar. Akar akarnya yang mencuat keluar cukup besar untuk menyembunyikan tubuhnya. "Tooolooonggggg!" suara yang mirip seperti suara Marni tadi terdengar kembali, kali ini lebih dekat dan Bu Mala yakin jika memang ada yang tengah menuju kemari.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Sang Penabur Benih

Sang Penabur Benih

"Bunga. Celia menyukai bunga." Gerard lalu membuka sebuah laman trip and travel Australia lalu menunjukkan sebuah agenda perjalanan menuju Coral Coast Trail yang ada di Australia Barat. Sebuah taman nasional yang menyimpan keindahan keanekaragaman flora liar yang bisa langsung dinikmati di tempat. "Apa ini bisa membuatnya bahagia?" Gerard menunjukkan laman itu.
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Ia menuju ke tangga, menuju ruang laundry, dan Selena merasa ada sesuatu yang tak beres. "Aku harus bantu bibi, siapa yang tega menjadikannya tumbal?" gumam Selena dengan hati yang berat, berpikir untuk bertindak. Meski cemas, Selena mencoba mengalihkan pikirannya dengan membuka laptop. Ia kembali mencari informasi tentang apa yang sebenarnya ia rasakan. Artikel-artikel di internet menyebutkan hal yang hampir sama: jantung berdebar, perasaan euforia, kangen, posesif, dan berbagai tanda lainnya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tumbuhlah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status