Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Manis Masa Sekolah

Cinta Manis Masa Sekolah

Tanya kak febri dengan wajah senang dan puasnya sudah mengerjaiku. Aku mengacungkan jempolku tepat di depan wajahnya "Mantap!"
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Otot-otot di wajah Tiano berkedut. Dia menatapku dengan ekspresi masam. "Kamu ada di tanganku sekarang. Kamu berani berbicara seperti ini padaku?"
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.0K kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Tanpa sadar, aku merasakan sudut bibirku terangkat sedikit. Hanya sebuah senyum kecil yang sangat tipis. Aku bahkan tidak menyadarinya sampai aku melihat pantulan wajahku sendiri di kaca jendela. Aku buru-buru membuang muka, merasa bodoh di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini. Aku mencoba berdeham pelan, berusaha mengembalikan ekspresi datarku sebelum Tama menyadarinya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Aku mencoba menghalau pandangannya dengan melambaikan tanganku di depan wajahnya. --To be Continue--
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Akulah Jodohmu 2

Akulah Jodohmu 2

Ucapnya seraya meyakinkan diriku. "Bagi Mas itu nggak masalah, tapi bagiku harus tampil di depan orang banyak dengan wajahku yang seperti ini. Bahkan untuk membayangkannya saja aku tidak sanggup, Mas." Ucapku seraya menitipkan air mata. "Lalu, sekarang apa yang kamu inginkan?" Tanyanya seraya memandang wajahku. "Mas, untuk syukuran besok. Apa bisa aku tidak tampil di depan orang banyak mas, jujur aku masih belum siap untuk bertemu dengan yang lain." Tanyaku pada mas Zayn seraya menggenggam tangannya.
9.84.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Dia menunjuk wajahku dengan jarinya, berkata dengan terbata-bata. "Kamu ... kamu nggak buta? Kamu membohongiku?" Aku merentangkan tanganku. "Aku nggak membohongi siapa pun, aku memang buta. Tapi, ini juga berkatmu. Kalau kamu nggak merawatku, mana mungkin aku bisa sembuh?"
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Misteri Gadis Lintas Waktu

Misteri Gadis Lintas Waktu

Tiba-tiba suara Meisya sudah ada di belakangku, seperti bayangan yang mengikutiku saja gadis ini. “Kamu,” tunjukku pada gadis yang sekarang berada tepat di hadapanku. “Saya, Mas Darren?” tanyanya dengan lagak tak mengerti. “Iya, kamu. Aku minta mulai sekarang jangan pernah kamu perlihatkan wajah kamu di depan aku.” “Memangnya kenapa, Mas? Wajah aku nggak mengganggu Mas Darren, kan?” “Sangat mengganggu!”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

tanyanya lagi karena aku tak kunjung memberi jawaban. Setelah puas memindai wajahku di kaca dengan make up tipis, aku menoleh ke arah mas Danu yang sudah berdiri di belakangku, "Mau pamer!" jawabku sambil terkekeh. "Maksutnya?" "Iya, mau pamer! Jadi aku itu lagi nantangin para ibu-ibu sombong di kampung ini, Mas," jawabku. "Mas nggak ngerti deh, coba cerita dengan detail."
10122.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

Aku lalu melambai-lambaikan tangan di depan wajahnya yang shock atas kedatanganku. "Halo, Mas. Suprise!" teriakku sekali lagi, hingga membuatnya tersadar dari keterkejutan yang kuberikan. Kulihat dia menampilkan senyum terpaksa. Aku hampir saja tertawa melihat wajah munafiknya itu.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Damai dalam Poligami

Damai dalam Poligami

Tampak wanita berjilbab coklat susu berdiri dengan wajah ceria. “Hem baiklah,” gumamku sambil mempersiapkan mental menghadapinya. Kutegakkan badan dan sedikit menaikkan dagu lalu membuka pintu dengan senyum sekedarnya. Aku ingin menunjukkan bahwa keceriaannya bukan milikku. Dia harus tahu bahwa bahagianya adalah sebagian dari deritaku. “Masuk, Mbak,” kataku sambil melebarkan daun pintu memberi jalan.
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 816 kali sebagai tunjukkan wajahku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status